Purwakarta. Peristiwajabar.co.id – Kawasan PT. MOS, Kecamatan Babakancikao, dipenuhi semangat para pecinta layangan saat Turnamen Bupati Cup Ngadu Langlayangan resmi dibuka pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Purwakarta ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58 Tahun 2026.
Pembukaan turnamen dilakukan oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum Kabupaten Purwakarta, Mochamad Arif Budiman, S.P., M.M., yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta.
Sebanyak 256 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti turnamen yang mengangkat salah satu tradisi khas masyarakat sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal. Antusiasme masyarakat terhadap ajang ini juga terlihat dari tingginya minat pendaftaran yang langsung memenuhi kuota hanya dalam waktu empat jam.
Dalam sambutannya, Mochamad Arif Budiman menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, ngadu langlayangan bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari warisan budaya yang mengandung nilai kegigihan, kesabaran, sportivitas, dan kebersamaan.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang siapa yang menang atau kalah. Ini adalah upaya kolektif kita untuk merawat budaya bangsa. Melalui ngadu langlayangan, kita ajarkan kepada generasi muda bahwa tradisi kita kaya akan kreativitas dan sportivitas. Mari kita jadikan ini sebagai wahana mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan,” ujar Arif.
Ia berharap turnamen tersebut mampu berkembang menjadi agenda wisata budaya yang menarik wisatawan dari berbagai daerah sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.
Sementara itu, Ketua Panitia, Mulyana, mengungkapkan bahwa kuota peserta sebanyak 256 orang habis hanya dalam empat jam sejak pendaftaran dibuka. Bahkan, sebanyak 119 calon peserta lainnya tercatat masuk dalam daftar tunggu.
“Empat jam, 256 kuota langsung penuh. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Ngadu langlayangan bukan hanya menjadi tradisi, tetapi juga telah menjadi bagian dari aktivitas yang diminati berbagai kalangan,” katanya.
Menurut Mulyana, peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Purwakarta, tetapi juga datang dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, di antaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Tangerang Selatan, serta sejumlah daerah di Jawa Barat seperti Bandung, Majalengka, Karawang, Subang, dan Sumedang.
Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap penyelenggaraan Turnamen Bupati Cup Ngadu Langlayangan dapat memperkuat eksistensi budaya lokal sekaligus menjadi agenda wisata budaya unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan. (Iwan D.)








