• Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik
Monday, September 14, 2026
Peristiwa Jabar
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
Peristiwa Jabar
No Result
View All Result

PJU Dadaha ‘Mati Suri’ 18 Tahun, Warga Sindir: Kota Ramé Lari, Tapi Jogging Track Tetap Poék, Pemkot Kamana wae.?!”

Redaksi by Redaksi
April 3, 2026
in Politik Hukum
0
PJU Dadaha ‘Mati Suri’ 18 Tahun, Warga Sindir: Kota Ramé Lari, Tapi Jogging Track Tetap Poék, Pemkot Kamana wae.?!”
0
SHARES
24
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id – Keberadaan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Jogging Track Dadaha, Kota Tasikmalaya, kini menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, fasilitas yang seharusnya menjadi penunjang keamanan dan kenyamanan publik itu justru tak berfungsi sebagaimana mestinya.

Ironisnya, kondisi tersebut bukan terjadi baru-baru ini. Sejak tahun 2008 hingga 2026, lampu-lampu PJU di kawasan tersebut dilaporkan tidak pernah menyala. Akibatnya, area yang mestinya menjadi pusat aktivitas olahraga dan rekreasi warga justru berubah menjadi gelap gulita saat malam hari.

RELATED POSTS

Dadaha Kian Semrawut, Publik Pertanyakan Keseriusan Pemkot Menata Ikon Wisata Tasikmalaya

Petugas Parkir Jalur Hijau Sejuk Mengadu ke DPRD, Keluhkan Pungutan yang Dinilai Memberatkan

Situasi ini menimbulkan keresahan tersendiri. Selain mengganggu kenyamanan, minimnya penerangan dinilai berpotensi memicu berbagai risiko, mulai dari tindak kriminal hingga aktivitas yang tidak diinginkan.

Gelap Gulita, Rawan Kejahatan

Warga mengaku khawatir dengan kondisi Jogging Track Dadaha yang gelap total setiap malam. Mereka menilai, ketiadaan penerangan membuat kawasan tersebut rawan dimanfaatkan untuk tindakan kriminal maupun perbuatan asusila.

“Sudah belasan tahun mati, dari 2008 sampai sekarang masih saja padam. Kalau dibiarkan terus, ini bisa mengundang kejahatan dan jadi tempat mesum,” ujar Iyan, salah satu warga Tasikmalaya.

Menurutnya, sangat disayangkan tiang-tiang PJU yang sudah berdiri kokoh hanya menjadi “pajangan” tanpa fungsi nyata. Padahal, anggaran untuk pembangunan fasilitas tersebut tidak sedikit.

Sindiran Pedas: “Dadaha Paroek Kie”

Kondisi yang tak kunjung diperbaiki memicu kekecewaan warga. Bahkan, muncul sindiran bernada lokal yang menyebut kawasan Dadaha kini terkesan “paroek” atau ketinggalan dan tak terurus.

“Kalau terus begini, warga jadi malas ke sini. Dadaha kie paroek, dibiarin poék terus,” tambahnya.

Sindiran ini mencerminkan rasa frustrasi masyarakat terhadap lambannya penanganan fasilitas publik yang seharusnya menjadi prioritas.

Sorotan untuk Wali Kota

Kondisi tersebut juga menyeret perhatian publik terhadap Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang dikenal aktif mempromosikan kegiatan olahraga lari di kota tersebut.

Warga mempertanyakan konsistensi antara semangat mempopulerkan olahraga dengan kondisi fasilitas di lapangan yang dinilai jauh dari memadai.

“Walikota kan suka jogging dan maraton. Tapi kenapa Dadaha yang jadi tempat olahraga justru gelap terus?” ungkap Iyan.

Bahkan, sebagian warga menyindir lewat pantun, menyinggung kesan bahwa kegiatan seremonial lebih diutamakan dibanding pembenahan fasilitas dasar seperti penerangan.

Harapan Warga

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya segera turun tangan. Mereka meminta dinas terkait melakukan pengecekan dan perbaikan agar lampu PJU di kawasan Dadaha dapat kembali berfungsi.

Dengan penerangan yang memadai, warga berharap Jogging Track Dadaha bisa kembali menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan layak digunakan oleh masyarakat, terutama pada malam hari.

Jurnalis : Anwar. W
Editor. : Asep Dian

SendShare
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Dadaha Kian Semrawut, Publik Pertanyakan Keseriusan Pemkot Menata Ikon Wisata Tasikmalaya

Dadaha Kian Semrawut, Publik Pertanyakan Keseriusan Pemkot Menata Ikon Wisata Tasikmalaya

by Redaksi
September 13, 2026
0

Tasikmalaya kota. Peristiwajabar.co.id – Kawasan Dadaha yang selama ini dikenal sebagai salah satu ruang publik sekaligus ikon wisata olahraga Kota...

Petugas Parkir Jalur Hijau Sejuk Mengadu ke DPRD, Keluhkan Pungutan yang Dinilai Memberatkan

Petugas Parkir Jalur Hijau Sejuk Mengadu ke DPRD, Keluhkan Pungutan yang Dinilai Memberatkan

by Redaksi
September 10, 2026
0

Tasikmalaya.Peristiwajabar.co.id – Sejumlah petugas parkir yang bertugas di kawasan Jalur Hijau Sejuk, Kota Tasikmalaya, melontarkan keluhan terkait adanya pungutan yang...

Pemerhati Sosial Politik Dorong Sejarah Kota Tasikmalaya Diabadikan melalui Nama Jalan, Monumen, dan Ruang Publik

Pemerhati Sosial Politik Dorong Sejarah Kota Tasikmalaya Diabadikan melalui Nama Jalan, Monumen, dan Ruang Publik

by Redaksi
September 9, 2026
0

Tasikmaalaya. Peristiwajabar.co.id - Sejarah Kota Tasikmalaya tidak hanya tersimpan dalam buku atau arsip, tetapi juga melekat pada nama jalan, tugu,...

Lingga Yoni di Gunung Payung Diduga Dirusak, Gasantana Dorong Pelestarian dan Penegakan Hukum

Lingga Yoni di Gunung Payung Diduga Dirusak, Gasantana Dorong Pelestarian dan Penegakan Hukum

by Redaksi
September 7, 2026
0

Tasikmalaya. Peristiwajabar.cp.id - Perusakan situs yang diduga merupakan benda cagar budaya berupa Lingga Yoni di kawasan Gunung Payung, Desa Sirnajaya,...

160 Becak Listrik Diserahkan kepada Pengayuh di Ciamis, Ditujukan untuk Ringankan Beban dan Tingkatkan Pendapatan

160 Becak Listrik Diserahkan kepada Pengayuh di Ciamis, Ditujukan untuk Ringankan Beban dan Tingkatkan Pendapatan

by Redaksi
September 6, 2026
0

Ciamis. Pristiwajabar.co.id - Sebanyak 160 unit becak listrik diserahkan kepada para pengayuh becak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026)....

Next Post
Ciamis Juara “Kota Terbersih Se-ASEAN”, Warga Minta Kota Tasikmalaya Belajar Tata Kelola Dari Ciamis

Ciamis Juara "Kota Terbersih Se-ASEAN", Warga Minta Kota Tasikmalaya Belajar Tata Kelola Dari Ciamis

Stadion Wira Dadaha Memprihatinkan, Ikon Olahraga Tasik Kini Terlihat Terbengkalai

Stadion Wira Dadaha Memprihatinkan, Ikon Olahraga Tasik Kini Terlihat Terbengkalai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CATEGORIES

  • Birokrasi
  • Edukasi
  • Peristiwa
  • Politik Hukum
  • Redaksi
  • Sosial Budaya
  • Uncategorized
Peristiwa Jabar

© 2022 PeristiwaJabar

  • Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi

© 2022 PeristiwaJabar