Tasikmalaya kota. Peristiwajabar.co.id – Keluhan masyarakat terhadap minimnya penerangan di Kompleks Dadaha, Kota Tasikmalaya, kembali mencuat. Area jalur joging dan fasilitas olahraga yang menjadi salah satu ruang publik utama di kota tersebut disebut berada dalam kondisi gelap pada malam hari akibat lampu penerangan jalan umum (PJU) yang tidak berfungsi. Jumat 7/8/2026 Jawabarat
Kondisi itu dikeluhkan warga karena dinilai mengurangi kenyamanan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung yang berolahraga maupun sekadar beraktivitas di kawasan Dadaha pada sore hingga malam hari.
Salah seorang warga yang rutin berkunjung ke Kompleks Dadaha, Resti, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat itu seharusnya memiliki fasilitas penerangan yang memadai.
“Entah siapa yang harus bertanggung jawab. Kompleks Dadaha ini gelap gulita, tidak ada penerangan sama sekali di area jalur joging. Masyarakat datang ke Dadaha untuk berolahraga, tetapi kondisinya gelap, tidak aman, dan tidak nyaman,” ujarnya.
Resti juga membandingkan kondisi penerangan di Kota Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis yang menurutnya lebih tertata.
“Coba lihat Kabupaten Ciamis, di sana terang benderang. Pemerintah Kota Tasikmalaya seharusnya bisa belajar agar tata kelola kota lebih baik dan lampu PJU menyala di setiap sudut. Slogan ‘Tasik Bersinar’ memang terdengar indah, tetapi kenyataannya masih banyak lampu PJU yang padam,” katanya.
Kritik juga diarahkan kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya, termasuk Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi, agar memberikan perhatian lebih terhadap persoalan fasilitas publik.
“Jangan hanya sibuk dengan kegiatan seremonial. Masyarakat membutuhkan bukti nyata, yakni lampu yang menyala, kota yang terang, dan fasilitas publik yang berfungsi dengan baik,” ucapnya.
Selain berdampak pada kenyamanan, warga menilai minimnya penerangan di kawasan Dadaha berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, seperti terjatuh saat berolahraga, serta membuka peluang terjadinya tindak kriminal karena kondisi yang gelap.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya segera melakukan perbaikan terhadap lampu PJU yang tidak berfungsi sehingga kawasan Dadaha kembali aman dan nyaman digunakan sebagai ruang publik.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya maupun instansi terkait mengenai penyebab padamnya penerangan di kawasan Kompleks Dadaha serta rencana penanganannya.
Jurnalis Anwar.W








