TASIKMALAYA. Peristiwajabar.co.id – Keberhasilan Kabupaten Ciamis yang kini menyandang predikat bergengsi sebagai “Kota Terbersih Se-ASEAN” menjadi sorotan tajam dan sekaligus menjadi cermin bagi Kota Tasikmalaya.
Kondisi tata kota di Ciamis yang sangat rapi, bersih, dan tertib kini menjadi perbincangan hangat. Banyak yang menilai bahwa keberhasilan ini bukan tanpa alasan, melainkan hasil dari manajemen dan tata kelola pemerintahan yang sangat baik dan terukur.
Ciamis: Bersih, Rapi, dan Bebas PKL
Salah satu bukti nyata keberhasilan tersebut terlihat dari kondisi trotoar dan ruang publik yang sangat terawat. Jalanan terlihat bersih, lebar, dan bebas dari gangguan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sembarangan, sehingga fungsi jalan dan kenyamanan pejalan kaki benar-benar terjaga.
“Memang betul, Kabupaten Ciamis sekarang tata kelolanya begitu rapi dan bagus. Makanya tidak heran kalau bisa dapat predikat kota terbersih se-ASEAN. Trotoarnya bersih, bebas PKL, enak dipandang mata,” ujar Susan, warga asli Ciamis, kepada Peristiwa Jabar.
Kontras dengan Tasikmalaya: Masih Terlihat Kumuh
Kondisi prima di Ciamis tersebut sangat kontras jika dibandingkan dengan kondisi di Kota Tasikmalaya. Banyak warga yang menilai bahwa penataan ruang di Tasikmalaya masih terlihat berantakan, kurang tertib, dan terkesan kumuh.
“Lihat saja bedanya, Ciamis begitu terorganisir. Sementara di Tasikmalaya, penataannya masih belum maksimal dan terlihat kurang rapi,” ujar Risma, salah satu warga setempat.
Menurutnya, keindahan dan kebersihan kota bukan hanya soal estetika, tetapi juga mencerminkan bagaimana pemerintahan tersebut dikelola. Tata kota yang baik akan memberikan kenyamanan dan menarik perhatian publik serta wisatawan.
Warga Minta Viman Alfarizi Belajar dari Bupati Ciamis
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan tidak gengsi untuk belajar.
“Dulu kan ada istilah ‘Tasikmalaya Kota Istimewa’, sekarang sepertinya harus belajar dulu ke Ciamis. Bupati Ciamis kan terbukti berhasil menata daerahnya dengan sangat bagus. Kenapa tidak ditiru tata kelola pemerintahan yang seperti itu?” ujar Risma.
Susan pun menambahkan sarannya, “Kami berharap Pemkot Tasikmalaya mau melakukan studi banding ke Ciamis. Lihat langsung bagaimana sistem dan tata kelola pemerintahan yang baik diterapkan, agar Tasikmalaya juga bisa bersih dan tertib.”
Harapan untuk Perubahan
Warga menilai bahwa kepemimpinan yang baik harus mampu mencontek hal-hal positif dari daerah lain demi kemajuan bersama. Semoga dengan adanya contoh nyata dari Ciamis, Kota Tasikmalaya bisa segera berbenah, memperbaiki tata kelola, dan kembali menjadi kota yang bersih, indah, dan membanggakan.
Jurnalis : Anwar.W








