Kota Banjar – Kantor Pos Indonesia kantor cabang Kota Banjar mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng bersamaan dengan bantuan program sembako yang sebelumnya bernama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pantauan di lapangan, ratusan KPM mulai memadati halaman kantor pos Indonesia Kancab Banjar pada Senin (12/4/22).
Satgas Bantuan Sosial Tunai (BST) Kantor Pos Indonesia Kancab Banjar, Reza, mengatakan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan total sebesar Rp500.000 untuk penyaluran kali ini.
“Dengan rincian bantuan Rp200.000 untuk bantuan sembako bulan Mei dan Rp 300.000 untuk BLT minyak goreng terhitung tiga bulan pencairan (April, Mei, Juni). Jadi, untuk BLT minyak goreng terhitung Rp100.000 per bulan,” jelasnya.
Penyaluran bantuan, dikatakan Reza, akan dilaksanakan sampai tanggal 28 April 2022 sesuai dengan instruksi dari kantor pos pusat.
Ia juga menjelaskan, kantor pos Kancab Banjar melalui petugasnya akan melakukan penyaluran secara door to door bagi KPM Lansia yang tidak bisa datang ke tempat penyaluran.
“Tidak semua disalurkan di sini, KPM yang tidak melakukan pencairan di kantor pos dapat melakukan pencairan melalui desa/kelurahan masing-masing, sudah dikoordinasikan,” katanya.
Kemudian, ditambahkan Reza, pengambilan bantuan tidak bisa diwakilkan. Selain itu, KPM penerima bantuan harus sudah divaksin untuk dapat melakukan pencairan.
“Bisa diwakilkan asalkan harus dalam satu Kartu Keluarga (KK). Untuk vaksin, sudah sesuai anjuran pemerintah dan kepolisian,” ungkapnya.
Ditemui usai pencairan, salah seorang KPM asal Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Maesaroh (40), mengaku sangat berterima kasih atas bantuan ini.
Menurutnya, bantuan ini sangat membantu meringankan beban biaya belanja kebutuhan pokok sehari-hari, khususnya harga minyak goreng yang saat ini mahal.
“Tentu, saya berterima kasih kepada pemerintah. Akan saya gunakan untuk keperluan sehari-hari,” katanya.
Sebagai informasi, menurut data pada laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos), BLT minyak goreng ini akan diberikan untuk 20,5 juta keluarga yang menerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Selain itu, BLT minyak goreng turut diberikan kepada 2,5 juta Pedagang Kaki Lima (PKL). (Abid)








