Ciamis.Peristiwajabar.co.id – 15 Februari 2026 Suasana religius dan penuh berkah menyelimuti kawasan Situ Lengkong Panjalu menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M yang diperkirakan mulai 18 atau 19 Februari mendatang. Destinasi wisata religi unggulan di Kabupaten Ciamis ini bersiap menyambut hingga 1.000 pengunjung per hari untuk mengikuti tradisi munggahan dan ziarah ke Pulau Nusa Larang.
Pulau Nusa Larang dikenal sebagai lokasi makam Prabu Hariang Kancana serta museum peninggalan sejarah Islam lokal yang menjadi daya tarik utama peziarah.
Warga Panjalu Gratis, Luar Daerah Tarif Terjangkau
Dalam rangka menyambut Ramadhan, pengelola memberikan tiket masuk dan biaya sewa perahu gratis bagi seluruh warga Kecamatan Panjalu sebagai bentuk sedekah.
Sementara itu, pengunjung dari luar wilayah dikenakan tarif ramah di kantong sebesar Rp25.000 per orang, yang mencakup tiket masuk dan ongkos perahu Rp15.000.
Akhir Pekan Tembus 1.000 Pengunjung
Lonjakan kunjungan terjadi setiap Sabtu dan Minggu dengan jumlah melebihi 1.000 orang. Pada hari biasa, pengunjung berkisar antara 300 hingga 500 orang.
Koordinator wisata, Teteng Supriatna, menyebutkan sekitar setengah dari total pengunjung Situ Lengkong melanjutkan perjalanan menyeberang ke Pulau Nusa Larang untuk berziarah.
Dorong Kemandirian Desa
Teteng berharap pengelolaan wisata ke depan mampu mendorong kemandirian Desa Panjalu. Ia menginginkan agar potensi wisata tidak hanya menjadi sumber retribusi, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta mendongkrak perkembangan Kabupaten Ciamis.
Munggahan Penuh Kehangatan
Tradisi munggahan di kawasan ini menjadi momen berkumpul keluarga untuk membaca tahlil, berdoa, dan menikmati hidangan khas seperti apem, pasung, gedang rojo, ketan, hingga nasi liwet yang disantap bersama.
Salah seorang pengunjung, Oji Koswara, mengaku rutin datang setiap tahun bersama rekannya. “Suasananya menenangkan dan selalu membuat hati lebih siap menyambut Ramadhan,” ujarnya.
Jurnalis : Anwar.W








