Kab.Ciamis PeristiwaJabar. Id – Kelompok Petani Pemakai Air (P3A) Tanama Mulya Jaya Desa Sanding Taman Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis mulai kerjakan program P3TGAi.
Ketua P3A Tanama Mulya Jaya, Maman, melalui bendaharanya, Erma mengatakan, program P3TGAI merupakan program yang dinantikan oleh para petani Desa Sanding Taman untuk peningkatan jaringan irigasi permukiman di wilayahnya.
“Progres pekerjaan sudah mencapai 30 persen. Untuk para pekerja yang terlibat kami memberdayakan para petani dan masyarakat di sini,” ujarnya, Senin (24/10/22).
Menurutnya, program ini sangat bermanfaat untuk petani dan masyarakat di desa. Meski baru pertama kali mendapat program ini, ia optimis dapat menyelesaikan pembangunan sarana irigasi tersebut sesuai juknis yang diberikan.
“Insya Allah nantinya, kalau jaringan irigasi ini sudah selesai dikerjakan bisa menyuplai kebutuhan air untuk sekitar 40 hektare area persawahan di wilayah ini,” jelasnya.
Lebih lanjut Erma mengatakan, walaupun terkendala dengan cuaca yang sering turun hujan, ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan fisik sesuai waktu pelaksanaan yang telah ditentukan.
“Kami juga yakin dengan pembangunan sarana irigasi tersebut akan bisa meningkatkan hasil produksi pertanian,” katanya.
Ke depan, ia berharap bisa mendapat program P3TGAI lagi karena masih ada sarana irigasi yang membutuhkan peningkatan sehingga pasokan air bisa lebih maksimal lagi.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada BBWS Citanduy yang sudah merealisasikan program ini. Semoga tahun depan kami bisa merasakan manfaat dari program ini lagi,” harapnya.
Sebagai informasi, program P3TGAI dilaksanakan untuk mendukung kedaulatan pangan nasional sebagai perwujudan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor strategis ekonomi domestik.
Sebagaimana termuat dalam program nawa cita ketujuh melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah pedesaan.
Oleh karena itu, mulai dari persiapan, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi semua diserahkan kepada P3A dengan anggaran 195 juta rupiah yang dikerjakan selama 60 hari kalender.
Penulis: Abid
Editor: Asep Dian








