Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id – Semangat kebersamaan dan antusiasme masyarakat mewarnai gelaran Formasi Cup di Kabupaten Tasikmalaya. Ajang olahraga masyarakat ini menjadi momentum penting dalam mendorong partisipasi publik sekaligus melestarikan ragam olahraga tradisional..Minggu 26/04/2026 Jawabarat.
Ketua Umum KORMI Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Nur Yakin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, fasilitasi dan support dari pemerintah menjadi kunci sukses pelaksanaan agenda KORMI yang untuk pertama kalinya digelar secara besar di daerah tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan luar biasa, sehingga agenda KORMI ini bisa terlaksana dengan baik. Terima kasih juga kepada seluruh panitia yang kompak dan bekerja keras,” ujarnya.
Dalam ajang Formasi Cup ini, terdapat 12 induk organisasi olahraga (Inorga) yang dipertandingkan. Setiap cabang menghadirkan berbagai kategori, mulai dari satu hingga enam nomor lomba. Hal ini menunjukkan keragaman sekaligus daya tarik olahraga masyarakat yang mampu menjangkau berbagai kalangan.
Cecep menjelaskan bahwa KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Kabupaten Tasikmalaya hadir sebagai wadah pengembangan olahraga berbasis masyarakat. Sejak dilantik pada tahun 2020, pihaknya memiliki dua fokus utama, yakni meningkatkan angka partisipasi olahraga masyarakat serta melestarikan olahraga tradisional.
“Kami ingin berkontribusi terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam berolahraga. Selain itu, kami juga berkomitmen melestarikan olahraga tradisional dan olahraga rekreasi,” jelasnya.
Ke depan, kegiatan seperti Formasi Cup diharapkan dapat menyebar ke berbagai kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Dengan demikian, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Harapannya, kegiatan ini bisa terus berkembang dan hadir di berbagai wilayah. Jika partisipasi meningkat, maka kebugaran, kebahagiaan, bahkan indeks ekonomi masyarakat juga ikut terdongkrak,” tambahnya.
Mengusung moto “Sehat, Bugar, Gembira, Luar Biasa”, KORMI menekankan bahwa olahraga masyarakat bersifat murah, massal, meriah, dan masif. Hal ini menjadi pembeda utama dengan olahraga prestasi yang berada di bawah naungan KONI.
“Kalau di KORMI, yang terlibat adalah pegiat olahraga, bukan atlet. Usianya tidak dibatasi, mulai dari anak-anak hingga lansia bisa ikut serta. Ini yang membuat olahraga masyarakat menjadi inklusif dan menyenangkan,” pungkasnya.
Gelaran Formasi Cup ini pun diharapkan menjadi pemicu lahirnya budaya hidup sehat di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan melalui aktivitas olahraga yang menyenangkan.( Asep Dian )








