Tasikmalaya Peristiwajabar.co.id – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini berjalan di Kabupaten Tasikmalaya mulai menuai beragam tanggapan dari masyarakat.
Sejumlah warga menilai, program tersebut sebaiknya dievaluasi dan dialihkan untuk mendukung kebutuhan yang dianggap lebih mendesak, yakni akses pendidikan gratis.
Hal tersebut terungkap dari hasil pantauan media Kami di lapangan saat berbincang dengan beberapa warga di sebuah warung kopi di Kabupaten Tasikmalaya.
Dalam diskusi santai tersebut, sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan pandangan mereka terkait program MBG.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku khawatir jika identitasnya dipublikasikan.
Ia mengaku takut mendapat intimidasi atau perundungan akibat menyampaikan pendapatnya.
“Program ini memang niatnya baik, tapi menurut saya yang lebih dibutuhkan masyarakat sekarang adalah pendidikan gratis. Itu jauh lebih berdampak untuk masa depan anak-anak kami,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan makanan gratis hanya bersifat jangka pendek, sementara pendidikan yang terjangkau akan memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Dengan pendidikan gratis, anak-anak bisa memiliki masa depan yang lebih baik dan mampu mandiri secara ekonomi, bukan hanya bergantung pada bantuan,” tambahnya.
Beberapa warga lain juga menyampaikan kekhawatiran serupa. Mereka menilai masih banyak persoalan pendidikan yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, seperti biaya sekolah, seragam, hingga kebutuhan belajar lainnya.
Selain itu, muncul pula kekhawatiran dari sebagian masyarakat terkait pelaksanaan program MBG yang dinilai berpotensi melibatkan kepentingan bisnis pihak tertentu.
Meski demikian, para warga berharap aspirasi mereka dapat didengar oleh pemerintah tanpa menimbulkan polemik atau tekanan dari pihak mana pun.
Mereka menegaskan bahwa kritik tersebut disampaikan semata-mata demi kepentingan masyarakat luas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai usulan penghentian program MBG tersebut.
Warga berharap pemerintah dapat lebih bijak dalam menentukan prioritas kebijakan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Jurnalis : Anwar.W
Editor : Asep.D








