Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id – Wajah pelayanan publik di Kota Tasikmalaya kini semakin modern dan memanjakan masyarakat. Pemerintah Kota melalui Dinas Perhubungan bersama UPTD Parkir resmi menerapkan sistem pembayaran parkir non-tunai berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Inovasi ini sudah mulai terlihat di sejumlah titik strategis, termasuk di sepanjang Jalan HZ Mustofa. Petugas parkir kini dilengkapi ID card berisi kode QR yang dapat langsung dipindai oleh pengguna jasa. Selain itu, spanduk informasi juga dipasang untuk mengedukasi masyarakat mengenai sistem baru ini.
Praktis dan Aman, Tanpa Uang Tunai
Melalui sistem QRIS, masyarakat tidak lagi perlu repot membawa uang tunai atau mencari uang kembalian. Cukup dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi mobile banking atau e-wallet, transaksi parkir dapat diselesaikan hanya dalam hitungan detik.
Untuk kendaraan roda empat (mobil), tarif yang berlaku sebesar Rp3.000, dengan rincian Rp2.500 untuk biaya parkir dan Rp500 untuk penerbitan tiket. Sementara itu, tarif untuk sepeda motor telah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh transaksi tercatat secara digital sehingga lebih transparan dan aman.
Komitmen Pelayanan Modern
Kepala UPTD Parkir Kota Tasikmalaya, Uen Haeruman, menegaskan bahwa penerapan QRIS merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Penerapan sistem QRIS ini merupakan inovasi yang kami lakukan agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, aman, dan transparan,” ujarnya saat ditemui di kawasan Jalan HZ Mustofa.
Ia juga menambahkan bahwa sistem ini mampu meminimalisir potensi kesalahan dalam penarikan retribusi parkir, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat non-tunai (cashless society).
Disambut Positif oleh Masyarakat
Inovasi ini mendapat sambutan hangat dari warga Tasikmalaya. Selain praktis, metode pembayaran non-tunai dinilai lebih higienis dan aman, terutama dalam aktivitas di ruang publik.
Penerapan QRIS pada layanan parkir ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menghadirkan layanan yang modern, akuntabel, dan berbasis teknologi. Langkah ini juga sejalan dengan visi kota menuju Smart City yang maju dan berdaya saing di era digital.
Jurnalis : Anwar.W.








