• Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik
Monday, September 14, 2026
Peristiwa Jabar
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
Peristiwa Jabar
No Result
View All Result

“Miris..! Ketika Bendera Tak Lagi Diutamakan: di Kantor P5A Hanya Hal Sepele, Ciri Nasionalisme yang Melemah”

Redaksi by Redaksi
April 23, 2026
in Politik Hukum
0
“Miris..! Ketika Bendera Tak Lagi Diutamakan: di Kantor P5A Hanya Hal Sepele, Ciri Nasionalisme yang Melemah”
0
SHARES
74
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

CIAMIS. Peristiwajabar.co.id – Keputusan Kantor UPTD Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P5A) Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang tidak pernah mengibarkan bendera Merah Putih dengan alasan keterbatasan anggaran, menjadi ironi yang mencolok. Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya penghormatan terhadap simbol kedaulatan negara—sesuatu yang seharusnya dijunjung tinggi setiap hari.

Sorotan keras datang dari tokoh masyarakat Banjaranyar, Oki Herna Suganda. Ia menilai kelalaian tersebut bukan sekadar persoalan teknis, melainkan indikasi rapuhnya semangat nasionalisme di tubuh lembaga pemerintahan.

RELATED POSTS

Dadaha Kian Semrawut, Publik Pertanyakan Keseriusan Pemkot Menata Ikon Wisata Tasikmalaya

Petugas Parkir Jalur Hijau Sejuk Mengadu ke DPRD, Keluhkan Pungutan yang Dinilai Memberatkan

“Ini sangat miris. Tidak ada alasan yang bisa dibenarkan. Lembaga pemerintah itu wajib memasang bendera Merah Putih setiap hari,” tegasnya.

Oki mengingatkan bahwa kewajiban pengibaran bendera di lingkungan gedung pemerintahan telah diatur jelas dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009. Namun, aturan tersebut seolah tak memiliki arti di kantor UPTD P5A Banjaranyar.

Meski tidak ada sanksi berat yang langsung dikenakan, ia menegaskan bahwa sanksi administratif tetap bisa diberlakukan.
“Saya yakin yang bersangkutan memahami aturan tersebut. Ini hal dasar yang seharusnya diketahui oleh setiap institusi pemerintahan,” ujarnya, Kamis (23/04/2026).

Lebih lanjut, Oki menyayangkan alasan klasik yang dinilainya tidak masuk akal, yakni ketiadaan tiang dan bendera. Menurutnya, persoalan tersebut sangat sederhana dan tidak membutuhkan anggaran besar.

“Kalau hanya soal tiang dan bendera, itu bukan hal sulit. Ini soal kemauan dan kesadaran. Jangan sampai terkesan menyepelekan simbol negara,” tambahnya.

Ia pun mendesak pimpinan dinas terkait untuk segera turun tangan melakukan evaluasi terhadap kinerja pimpinan UPTD tersebut.
“Jangan sampai ini menjadi preseden buruk di lingkungan instansi pemerintahan Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (RVN)

SendShare
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Dadaha Kian Semrawut, Publik Pertanyakan Keseriusan Pemkot Menata Ikon Wisata Tasikmalaya

Dadaha Kian Semrawut, Publik Pertanyakan Keseriusan Pemkot Menata Ikon Wisata Tasikmalaya

by Redaksi
September 13, 2026
0

Tasikmalaya kota. Peristiwajabar.co.id – Kawasan Dadaha yang selama ini dikenal sebagai salah satu ruang publik sekaligus ikon wisata olahraga Kota...

Petugas Parkir Jalur Hijau Sejuk Mengadu ke DPRD, Keluhkan Pungutan yang Dinilai Memberatkan

Petugas Parkir Jalur Hijau Sejuk Mengadu ke DPRD, Keluhkan Pungutan yang Dinilai Memberatkan

by Redaksi
September 10, 2026
0

Tasikmalaya.Peristiwajabar.co.id – Sejumlah petugas parkir yang bertugas di kawasan Jalur Hijau Sejuk, Kota Tasikmalaya, melontarkan keluhan terkait adanya pungutan yang...

Pemerhati Sosial Politik Dorong Sejarah Kota Tasikmalaya Diabadikan melalui Nama Jalan, Monumen, dan Ruang Publik

Pemerhati Sosial Politik Dorong Sejarah Kota Tasikmalaya Diabadikan melalui Nama Jalan, Monumen, dan Ruang Publik

by Redaksi
September 9, 2026
0

Tasikmaalaya. Peristiwajabar.co.id - Sejarah Kota Tasikmalaya tidak hanya tersimpan dalam buku atau arsip, tetapi juga melekat pada nama jalan, tugu,...

Lingga Yoni di Gunung Payung Diduga Dirusak, Gasantana Dorong Pelestarian dan Penegakan Hukum

Lingga Yoni di Gunung Payung Diduga Dirusak, Gasantana Dorong Pelestarian dan Penegakan Hukum

by Redaksi
September 7, 2026
0

Tasikmalaya. Peristiwajabar.cp.id - Perusakan situs yang diduga merupakan benda cagar budaya berupa Lingga Yoni di kawasan Gunung Payung, Desa Sirnajaya,...

160 Becak Listrik Diserahkan kepada Pengayuh di Ciamis, Ditujukan untuk Ringankan Beban dan Tingkatkan Pendapatan

160 Becak Listrik Diserahkan kepada Pengayuh di Ciamis, Ditujukan untuk Ringankan Beban dan Tingkatkan Pendapatan

by Redaksi
September 6, 2026
0

Ciamis. Pristiwajabar.co.id - Sebanyak 160 unit becak listrik diserahkan kepada para pengayuh becak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026)....

Next Post
Anggota DPRD Ciamis Soroti Integritas Nasionalisme di UPTD P5A Banjaranyar, Diminta Evaluasi Kinerja

Anggota DPRD Ciamis Soroti Integritas Nasionalisme di UPTD P5A Banjaranyar, Diminta Evaluasi Kinerja

“Gebrakan Besar KORMI Tasikmalaya! Formaskab Resmi Dibuka Oleh Bupati Cecep” Dorong Wisata, Ekonomi, dan Gaya Hidup Sehat Masyarakat

“Gebrakan Besar KORMI Tasikmalaya! Formaskab Resmi Dibuka Oleh Bupati Cecep" Dorong Wisata, Ekonomi, dan Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CATEGORIES

  • Birokrasi
  • Edukasi
  • Peristiwa
  • Politik Hukum
  • Redaksi
  • Sosial Budaya
  • Uncategorized
Peristiwa Jabar

© 2022 PeristiwaJabar

  • Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi

© 2022 PeristiwaJabar