Ciamis. Peristiwajabar.co.id – Selasa 28/07/2026 Warga Dusun Beuti, Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, kembali menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Ciamis segera merealisasikan pembangunan jalan penghubung Ciparay–Cidolog yang sebelumnya disampaikan saat kunjungan Bupati Ciamis ke lokasi bencana dan peninjauan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).sekitar pada tahun 2024
Salah seorang warga RT 030 Nana Sujana mengatakan hingga kini masyarakat masih menunggu kepastian pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, akses jalan yang layak sangat dibutuhkan karena menjadi jalur utama bagi aktivitas warga, termasuk menuju fasilitas pendidikan.
“Jalan ini menjadi akses penting bagi masyarakat. Kami berharap untuk pembangunan jalan yang pernah disampaikan Dua Tahun lalu oleh bapak Bupati dapat segera direalisasikan,” ujarnya.
Harapan serupa disampaikan Yudha, guru SDN 2 Ciparay. Ia mengungkapkan bahwa pada sekitar tahun 2024, sekolah tempatnya mengajar sempat terdampak bencana longsor. Tebing di samping bangunan sekolah ambruk hingga menyebabkan benteng penahan tanah mengalami kerusakan.
“Alhamdulillah, tidak lama setelah kejadian, Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama dinas terkait langsung melakukan survei dan memberikan penanganan. Benteng sekolah dibangun kembali dan halaman sekolah juga dilakukan pengecoran,” kata Yudha.
Ia mengapresiasi respons cepat pemerintah dalam menangani kerusakan sekolah. Namun demikian, menurutnya kondisi jalan menuju SDN 2 Ciparay hingga saat ini masih membutuhkan perhatian.
“Kalau akses jalannya bagus, tentu operasional guru, siswa, dan masyarakat akan lebih lancar. Fasilitas pendidikan sangat membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai,” tuturnya.
Yudha mengaku sempat mendengar adanya penyampaian mengenai rencana pembangunan jalan saat kunjungan Bupati, meski tidak mendengarnya secara langsung. Karena itu, ia berharap pembangunan akses jalan menuju SDN 2 Ciparay dapat menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Dusun Beuti Desa Ciparay yang juga pernah menjabat sebagai Ketua RT Dusun Beuti, Hanan Dulhanan, mengatakan dirinya turut menyaksikan proses penanganan pascalongsor, termasuk pelaksanaan bantuan program Rutilahu bagi sejumlah warga.
Menurut Hanan, dalam kunjungan tersebut Bupati Ciamis juga sempat menyampaikan rencana pembangunan jalan hotmix yang menghubungkan Ciparay dengan Cidolog. Penyampaian itu, kata dia, disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang hadir saat itu.
“Saya sebagai perwakilan masyarakat Dusun Beuti sampai sekarang masih menunggu realisasi rencana tersebut. Kami berharap dengan anggaran yang dimiliki Kabupaten Ciamis, pembangunan jalan ini bisa segera dilaksanakan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses menuju berbagai fasilitas umum, termasuk PAUD, SDN 2 Ciparay, serta mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Hanan juga menambahkan bahwa setelah kunjungan tersebut, Pemerintah Desa Ciparay telah mengajukan proposal pembangunan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai upaya mempercepat realisasi proyek tersebut.
“Kami berharap Bupati Ciamis dapat segera merealisasikan pembangunan jalan Ciparay – Cidolog. Jalan ini sangat penting untuk menunjang akses pendidikan, aktivitas masyarakat, dan meningkatkan perekonomian warga,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, masyarakat Dusun Beuti, Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog, masih menantikan kepastian serta realisasi pembangunan jalan Ciparay – Cidolog yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak bagi kelancaran mobilitas, akses pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.( Asep Dian )








