Tasikmalaya.Peristiwajabar.co.id – Sejumlah petugas parkir yang bertugas di kawasan Jalur Hijau Sejuk, Kota Tasikmalaya, melontarkan keluhan terkait adanya pungutan yang mereka nilai memberatkan. Mereka meminta DPRD Kota Tasikmalaya, khususnya Komisi III, serta Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut.
Keluhan tersebut disampaikan karena para petugas mengaku telah berulang kali menyampaikan aspirasi dan keberatan mereka kepada Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya. Namun hingga kini, mereka menilai belum ada respons maupun solusi yang memuaskan.
Salah seorang petugas parkir yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi yang mereka hadapi saat ini.
“Kami sudah beberapa kali menyampaikan keluhan ke Dinas Perhubungan, namun sampai sekarang belum ada respons yang jelas. Kami meminta kepada DPRD Kota Tasikmalaya Komisi III dan Bapak Wali Kota Tasikmalaya, jangan kami dijadikan sapi perah. Tolong dorong kembali ke Dinas Perhubungan agar persoalan kami diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Menurut para petugas, persoalan pungutan tersebut telah berlangsung cukup lama dan dinilai semakin membebani pendapatan mereka di lapangan. Karena itu, mereka berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan parkir yang saat ini diterapkan.
Keluhan ini muncul di tengah upaya Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam melakukan penertiban dan pembenahan tata kelola parkir di berbagai titik strategis. Namun di sisi lain, para petugas berharap kebijakan yang diterapkan tidak justru menambah beban ekonomi mereka.
Mereka meminta pemerintah dapat menghadirkan solusi yang adil serta berpihak pada kesejahteraan petugas parkir sebagai ujung tombak pelayanan parkir di lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya maupun Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan yang disampaikan para petugas parkir tersebut.
Perkembangan lebih lanjut mengenai persoalan ini masih menunggu klarifikasi dan respons dari pihak terkait.
Jurnalis Anwar.W








