Ciamis. Peristiwajabar.cp.id — Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Ciamis pada Kamis pagi menarik perhatian publik ketika seorang anak naik ke atas kendaraan komando dan menyampaikan orasi di hadapan massa aksi yang terdiri dari mahasiswa dan elemen masyarakat.
Dengan suara lantang, anak tersebut menyampaikan pandangannya terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam orasinya, ia mengungkapkan preferensinya terhadap makanan yang disiapkan oleh orang tua di rumah dibandingkan makanan yang disediakan melalui program tersebut.
> “Hentikan program MBG ini! Makanan yang dimasak orang tua kami di rumah jauh lebih enak, lebih bersih, dan pasti menyehatkan bagi kami,” ujarnya di hadapan peserta aksi.
Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari massa yang hadir. Sejumlah peserta aksi memberikan tepuk tangan dan dukungan atas keberanian anak tersebut dalam menyampaikan pendapatnya di ruang publik.
Momen itu menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian aksi yang berlangsung di depan gedung legislatif daerah. Dalam orasinya, anak tersebut juga berharap agar program MBG dapat dievaluasi kembali sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan keluarga.
Para peserta aksi menilai penyampaian pendapat dari anak tersebut mencerminkan pandangan sebagian masyarakat yang menganggap makanan rumahan memiliki nilai lebih dari sisi kedekatan keluarga, kualitas bahan, maupun kebersihan yang dapat dipantau secara langsung oleh orang tua.
Sementara itu, aksi unjuk rasa berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Massa menyampaikan berbagai aspirasi kepada pemerintah dan pemangku kebijakan, termasuk harapan agar setiap program publik yang menyasar anak-anak dapat terus dievaluasi berdasarkan kebutuhan serta masukan dari masyarakat.
Hingga aksi berakhir, peserta tetap menyampaikan tuntutannya secara damai sembari meminta pemerintah daerah memperhatikan berbagai suara dan aspirasi yang muncul dari beragam lapisan masyarakat, termasuk anak-anak sebagai kelompok yang menjadi sasaran program tersebut.
Jurnalis : Anwar.W








