• Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik
Monday, September 14, 2026
Peristiwa Jabar
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
Peristiwa Jabar
No Result
View All Result

Fenomena HIV/AIDS Hebohkan Kota Bandung, Uu Ruzhanul’ulum ; Solusinya Nikah Dan Poligami

Redaksi by Redaksi
August 30, 2022
in Peristiwa
0
Fenomena HIV/AIDS Hebohkan Kota Bandung, Uu Ruzhanul’ulum ; Solusinya Nikah Dan Poligami
0
SHARES
45
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

KOTA BANDUNG – Menikah merupakan ibadah yang menjadi salah satu Sunnah Rasulullah SAW. Pun setiap ibadah pasti punya nilai kebaikan bagi yang menjalankannya.

Tujuan lain dari ibadah menikah, juga untuk menjauhkan diri dari zina. Terbukti perzinahan membawa banyak mudharat, mulai dari penyakit kelamin menular, hingga paling parah terjangkit penyakit HIV/ AIDS.

RELATED POSTS

Revitalisasi SMKS Tri Bintang Ciamis Disorot, Ormas GIBAS Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Saat Rombongan Pejabat Melintas, Aparat Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Fenomena HIV/ AIDS kini juga tengah menghebohkan masyarakat Kota Bandung. Dimana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bandung membeberkan fakta bahwa dari 5.943 kasus positif HIV di Bandung selama periode 1991-2021, 11 persen diantaranya adalah Ibu Rumah Tangga (IRT).

Salah satu pemicunya adalah suami yang melakukan hubungan seks tidak menggunakan pengaman dengan pekerja seks. Selain IRT, 6,9 persen atau 414 kasus terjadi pada mahasiswa.

“Sekarang kan sedang viral di Bandung ternyata ibu- ibu banyak yang kena HIV/ AIDS. Kedua, anak- anak muda banyak juga yang kena,” ucap Wagub Jabar, di Kota Bandung, Senin (29/08/2022).

Menanggapi fenomena tersebut, Uu menegaskan bahwa dalam agama, khusunya Islam, perzinahan memang sangat dilarang. Maka pernikahan menjadi solusi untuk memelihara sesorang dari perbuatan zina.

Selain itu, upaya lainnya, sosialisasi, penyuluhan, ‘sex aducation’, atau pendidikan terkait seks harus lebih serius diberikan kepada generasi muda agar terhindar dari perbuatan terlarang itu.

“Allah SWT tidak akan membuat sebuah larangan kecuali kalau dilaksanakan akan mendapatkan kemudharatan, kemafsadatan, kepayahan, kerugian,” kata Wagub Jabar.

“Begitu juga Allah SWT tidak akan mengimbau melaksanakan sesuatu apakah itu ibadah Sunnah, wajib, kecuali kalau dilaksanakan ada manfaat, mashlahat, kebarokahan, juga kebaikan, termasuk menikah tujuannya ibadah dan berpoligami tujuannya juga ibadah,” turur Uu.

“Nah menurut Saya disamping harus ada pemahaman tentang bahaya HIV/ AIDS, kemudian juga tentang pendidikan seks terhadap masyarakat dan juga penyuluhan dari pemerintah tentang HIV/ AIDS, masyarakat sendiri harus mempunyai keberanian untuk bersikap,” sambungnya.

Maka untuk anak muda, saran Panglima Santri Jabar, apabila sudah tidak kuat ingin menyalurkan hasrat birahinya segerakanlah menikah. Karena menurut Uu, hasrat seksual memanglah hal biologis yang juga manusiawi. Akan tetapi tetap harus disalurkan dengan cara yang benar sesuai syariat agama.

Belum lagi, di era digital, mudah ditemui konten- konten yang menarik perhatian mata dan membangkitkan hasrat seksual. Sisi lain kecanggihan teknologi juga memudahkan akses generasi muda yang ingin ‘nakal’ berselancar menemukan hal- hal berbau ‘memancing hasrat.’

Uu juga mendorong keluarga di Jabar agar memberikan dukungan bila ada anak di keluarganya yang ada keinginan menikah, maka didukung saja ketimbang terjadi hal yang tidak diharapkan di luar pernikahan.

“Saya berharap kepada anak- anak muda kalau kebelet kawin saja, orang tua memberikan dukungan jangan dihalang- halang, kalau dihalang semacam itu, khawatir lebih parah lagi (dampaknya),” katanya.

“Nikah muda juga belum tentu sengsara, berantakan, apalagi kalau nikahnya niatnya ibadah. Sekalipun sedang kuliah, atau belum dapat kerja atau lainnya kalau sudah kebelet ya bagaimana,” sambung Uu.

Selanjutnya, melihat fenomena kaum Ibu Rumah Tangga (IRT) yang juga banyak tertular HIV/ AIDS, maka salah satu solusinya adalah agar suami tidak ‘jajan sembarangan’. Adapun bila suami tidak cukup dengan satu pasangan maka agama pun mengizinkan suami berpoligami, dengan syarat dan sejumlah catatan besar seperti harus mampu adil dan bijaksana.”ungkapnya

Iapun menambahkan.’bahwa yang namanya poligami memang pro – kontra di mata masyarakat dan kami memahami itu hal wajar sebagai fitrah manusia tetapi Alloh SWT sudah memberi pilihan dalam hidup ini seperti itu ada

“Dari pada seolah- olah dia (suami) tidak suka begitu, tapi akhirnya kena (HIV/AIDS) ke istrinya sendiri, toh agama juga memberikan lampu hijau asal siap adil kenapa tidak? Makanya dari pada ibu kena (HIV/ AIDS) sementara ketahuan suami seperti itu mendingan diberikan keleluasaan untuk poligami,” ucapnya.

Oleh karena itu menurut Uu, sosok suami harus mampu berkomunikasi dengan istrinnya kalau memang merasa punya kemampuan untuk berpoligami.

Namun, kembali Uu menegaskan jika pernikahan harus dengan niat ibadah, apalagi nikah punya sejumlah kaidah, seperi kaidah menjaga turunan, hingga menjaga kehormatan.

“Kalau perlu, masyarakat ingin nikah tidak ada biaya kenapa tidak, saya akan konsultasi dengan pak Gubernur untuk ada program (nikah masal) itu, kita kan pemerintah harus respon terhadap keinginan masyarakat, kalau perlu Pemprov mengadakan nikah masal bagi yang tidak punya biaya,” tuturnya.

Uu juga mengungkap bahwa kunci sukses rumah tangga adalah rasa saling memahami antara suami istri. “Dalam rumah tangga tidak ada manajemen yang pasti, hanya suami memahami istri, lalu istri memahami suami, termasuk memahami kebutuhan suami,” tutur Uu.(Asdi/Red)

SendShare
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Revitalisasi SMKS Tri Bintang Ciamis Disorot, Ormas GIBAS Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Revitalisasi SMKS Tri Bintang Ciamis Disorot, Ormas GIBAS Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

by Redaksi
September 1, 2026
0

Ciamis. Peristiwajabar.co.id - Kualitas pengerjaan proyek bantuan Program Revitalisasi Sekolah di SMKS Tri Bintang, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat,...

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Saat Rombongan Pejabat Melintas, Aparat Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Saat Rombongan Pejabat Melintas, Aparat Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

by Redaksi
August 31, 2026
0

PANGANDARAN. Peristiwajabar.co.id – Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang,...

Peringatan Kemerdekaan di Cirebon Timur Diwarnai Sound Horeg, Esensi Budaya Jadi Sorotan

Peringatan Kemerdekaan di Cirebon Timur Diwarnai Sound Horeg, Esensi Budaya Jadi Sorotan

by Redaksi
August 20, 2026
0

Cirebon. Peristiwajabar.cp.id - Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang semestinya menjadi momen sakral untuk refleksi dan pelestarian budaya, kini mulai...

Swadaya Warga Semarakkan HUT ke-81 RI, Kepala Desa Karang Mekar: Semangat ’45 Masih Hidup

Swadaya Warga Semarakkan HUT ke-81 RI, Kepala Desa Karang Mekar: Semangat ’45 Masih Hidup

by Redaksi
August 17, 2026
0

Tasikmalaua. Peristiwajabar.co.id - Suasana haru dan semangat kebangsaan masih terasa di Desa Karang Mekar, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat,...

Viral Wanita Ngamuk di SPBU Cipatujah, Diduga Kesal Tak Kebagian Pengisian Saat Hendak Antar Anak Sakit

Viral Wanita Ngamuk di SPBU Cipatujah, Diduga Kesal Tak Kebagian Pengisian Saat Hendak Antar Anak Sakit

by Redaksi
August 10, 2026
0

Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id — Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita marah-marah di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) viral di...

Next Post
Polsek Banjar Polres Banjar Giat Pemantauan Situasi SPBU Pasca Kenaikan Harga BBM

Polsek Banjar Polres Banjar Giat Pemantauan Situasi SPBU Pasca Kenaikan Harga BBM

Tanggapi Maraknya HIV/AIDS, Bupati Ciamis : Penanganannya Harus Melibatkan Semua Pihak

Tanggapi Maraknya HIV/AIDS, Bupati Ciamis : Penanganannya Harus Melibatkan Semua Pihak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CATEGORIES

  • Birokrasi
  • Edukasi
  • Peristiwa
  • Politik Hukum
  • Redaksi
  • Sosial Budaya
  • Uncategorized
Peristiwa Jabar

© 2022 PeristiwaJabar

  • Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi

© 2022 PeristiwaJabar