CIAMIS. Peristiwajabar.co.id – Kebakaran hebat melanda kios elektronik Sinar Palapa di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (10/8/2026) pagi. Kobaran api yang cukup besar membuat petugas pemadam kebakaran mengerahkan sedikitnya lima unit mobil pemadam untuk menjinakkan si jago merah.
Lima unit armada tersebut terdiri dari dua unit dari Pos WMK Banjarsari, dua unit dari Mako Damkar Ciamis, serta satu unit bantuan dari Kota Banjar.
Besarnya kobaran api juga berdampak terhadap aktivitas warga di sekitar lokasi. Selama proses pemadaman, aliran listrik di sebagian wilayah Kecamatan Banjarsari terpaksa dipadamkan untuk mendukung keamanan proses penanganan kebakaran.
Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Nasional Banjarsari-Pangandaran turut direkayasa. Kendaraan dialihkan ke jalur alternatif agar mobil pemadam kebakaran dapat keluar-masuk lokasi dengan lebih leluasa.
Kapolsek Banjarsari, Kompol Achmad Daryanto, mengatakan seluruh personel Polsek Banjarsari diterjunkan untuk mengamankan lokasi sekaligus memastikan proses pemadaman berjalan lancar.
“Arus lalu lintas Jalan Nasional Banjarsari-Pangandaran kami lakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan ke jalan alternatif,” kata Kompol Achmad Daryanto kepada wartawan di lokasi kejadian.
Menurut Achmad, bangunan yang terbakar merupakan kios atau toko yang menjual berbagai barang elektronik bekas.
Ia menjelaskan, laporan mengenai kebakaran diterima polisi sekitar pukul 04.30 WIB. Petugas kemudian langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan jajaran pemadam kebakaran.
“Sekitar pukul 04.30 WIB, kami mendapat laporan kebakaran dari masyarakat. Kami langsung ke TKP dan berkoordinasi dengan pemadam kebakaran,” ungkapnya.
Kesigapan petugas membuat kobaran api berhasil dijinakkan dalam waktu kurang dari tiga jam. Setelah api terkendali, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
“Alhamdulillah, kurang lebih dari dua jam api berhasil dijinakkan. Sekarang petugas pemadam tengah melakukan pendinginan,” ujarnya.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Mengenai penyebab kebakaran, Kompol Achmad Daryanto mengatakan polisi belum dapat memastikan sumber api. Penyelidikan akan dilakukan setelah proses pemadaman dan pendinginan di lokasi dinyatakan selesai.
“Kita saat ini konsen pada pemadaman. Setelah itu dilakukan penyelidikan penyebabnya,” terangnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kebakaran sejauh ini menimbulkan kerugian material, sementara nilai kerugian masih dalam proses pendataan.
“Untuk kerugian belum bisa kita rinci, berapa jumlahnya,” ucapnya.
Pemilik Kios Sekitar Panik, Barang Gudang Langsung Dievakuasi
Pantauan di lokasi, kobaran api sempat membuat panik sejumlah pemilik kios di sekitar tempat kejadian. Mereka khawatir api merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar titik kebakaran.
Salah satunya gudang penyimpanan milik kios Adetek yang lokasinya tidak jauh dari bangunan yang terbakar. Sejumlah barang di dalam gudang langsung dikeluarkan untuk menyelamatkan aset sekaligus mengantisipasi kemungkinan api menjalar.
Hingga berita ini ditulis, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian. Polisi juga masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi, sementara penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih menunggu hasil penyelidikan serta pendataan lebih lanjut.(Rvn)








