Ciamis. Peristiwajabar.co.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ciamis sekaligus Anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra Dapil Ciamis 2, Pipin Arif Apilin, melaksanakan kegiatan Reses ke-II Tahun Sidang 2026 di Desa Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Rabu 19/08/2026 Jawabarat
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Sejumlah kepala dusun, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan dan kebutuhan yang dirasakan masyarakat.
Aspirasi yang disampaikan warga mencakup sejumlah sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan jaringan irigasi, kebutuhan sumur pantek untuk mengantisipasi kekeringan pada musim kemarau, hingga persoalan kesejahteraan tenaga PKK dan Posyandu.
Pipin menegaskan, reses bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan bagian dari fungsi anggota DPRD untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Kehadiran saya di sini adalah untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan warga Desa Cihaurbeuti. Setiap usulan yang disampaikan akan kami catat, verifikasi, dan kemudian kami perjuangkan melalui mekanisme APBD Kabupaten maupun APBD Provinsi,” ujar Pipin.
Menurutnya, komunikasi yang berkelanjutan antara masyarakat dan wakil rakyat menjadi hal penting agar berbagai kebutuhan di tingkat desa dapat tersampaikan dan memperoleh perhatian dalam proses perencanaan pembangunan.
Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah kebutuhan masyarakat yang belum tersampaikan secara optimal. Karena itu, kegiatan reses dinilai menjadi salah satu sarana untuk mempersempit kesenjangan komunikasi sekaligus memastikan persoalan yang terjadi di lapangan dapat diketahui secara langsung.
Dorong Usulan Infrastruktur Dilengkapi Data
Dalam pertemuan tersebut, warga mengusulkan perbaikan dan pembangunan sejumlah ruas jalan desa yang mengalami kerusakan. Selain itu, peningkatan jaringan irigasi dan pembangunan sumur pantek juga menjadi perhatian, terutama untuk membantu masyarakat menghadapi persoalan kekeringan saat musim kemarau.
Warga turut menyampaikan aspirasi terkait peningkatan honor bagi kader PKK dan Posyandu yang dinilai masih relatif rendah.
Pipin meminta setiap usulan pembangunan disusun secara lengkap, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur. Data mengenai lokasi, ukuran, serta kondisi atau permasalahan yang dihadapi perlu dicantumkan agar usulan dapat diverifikasi dan diproses sesuai ketentuan serta sumber anggaran yang tersedia.
Ia menyatakan akan mengawal aspirasi yang telah disampaikan masyarakat hingga tahapan pembahasan dan realisasi sesuai kewenangan serta mekanisme penganggaran.
“Jangan ragu untuk menyampaikan apa yang menjadi hak dan kebutuhan kalian. Selama itu untuk kepentingan masyarakat dan sesuai aturan, insya Allah akan kami perjuangkan sampai tuntas,” tegasnya.
Pipin: Program MBG Tidak Boleh Dihentikan
Usai kegiatan reses, Pipin juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.
Menurut Pipin, berbagai kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan program tersebut semestinya menjadi bahan evaluasi dan perbaikan, bukan alasan untuk menghentikan program.
“Program MBG tidak boleh dihentikan. Yang dibenahi kalau ada yang tidak sesuai porsinya, silakan laporkan. Selama ini sedang dibabat habis praktik korupsi dari pusat sampai daerah, tapi program untuk anak-anak tetap harus berjalan. Anak-anak berhak mendapatkan gizi yang baik,” ujarnya saat diwawancarai media.
Ia menekankan pentingnya pengawasan masyarakat terhadap pelaksanaan MBG. Apabila ditemukan porsi makanan yang tidak sesuai, keterlambatan penyaluran, maupun persoalan lainnya, masyarakat diharapkan menyampaikan laporan melalui saluran yang tersedia agar dapat ditindaklanjuti.
Bagi Pipin, keberlanjutan program harus berjalan beriringan dengan evaluasi dan pengawasan sehingga manfaat MBG benar-benar diterima oleh anak-anak yang menjadi sasaran program.
Warga Apresiasi Pelaksanaan Reses
Warga Desa Cihaurbeuti menyambut baik pelaksanaan reses tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala sehingga komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat tidak berhenti pada momentum politik, tetapi terus berlangsung dalam proses pengawalan pembangunan.
Melalui reses ini, berbagai aspirasi masyarakat telah disampaikan secara langsung dan menjadi bahan bagi Pipin Arif Apilin untuk dibawa ke pembahasan sesuai kewenangan DPRD dan mekanisme penganggaran yang berlaku.
Aspirasi rakyat, amanah kami dikawal sampai tuntas.
Jurnalis Anwar.W








