Kota Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id – Euforia kemenangan Persib Bandung kembali mewarnai Kota Tasikmalaya. Namun, perayaan yang berlangsung hingga larut malam itu justru memicu kemacetan parah dan gelombang protes dari warga akibat konvoi besar-besaran yang dinilai mengganggu ketertiban umum Minggu 10/05/2026 jawabarat
Pantauan di sejumlah titik menunjukkan ratusan sepeda motor memadati ruas Jalan Nagawangi, Padayungan, Jalan Swaka hingga HZ Mustofa. Massa konvoi menguasai hampir seluruh badan jalan sehingga arus lalu lintas lumpuh total selama berjam-jam.
Suara knalpot bising, flare asap warna-warni, hingga kembang api yang dinyalakan di tengah jalan membuat suasana semakin ricuh. Selain mengganggu kenyamanan warga, aksi tersebut juga dinilai berisiko membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Setiap Persib juara, konvoi seperti ini selalu terjadi. Mereka seperti punya jalan sendiri dan tidak peduli pengguna jalan lain. Sangat mengganggu,” ujar Risna, salah seorang pengendara yang terjebak kemacetan.
Keluhan serupa disampaikan Risma, warga yang baru pulang bekerja dan harus tertahan berjam-jam di tengah kepadatan kendaraan.
“Merayakan kemenangan tentu boleh, tapi jangan sampai mengganggu hak orang lain. Kami yang baru pulang kerja jadi sangat kelelahan karena macet total,” katanya kecewa.
Fenomena konvoi kemenangan Persib memang kerap terjadi setiap kali tim kebanggaan Jawa Barat itu meraih hasil manis. Di satu sisi, hal tersebut menunjukkan tingginya loyalitas dan kecintaan suporter. Namun di sisi lain, aksi perayaan yang tidak tertib dinilai memicu polusi suara, kemacetan, hingga potensi kecelakaan.
Warga berharap perayaan kemenangan ke depan dapat dilakukan dengan lebih tertib, aman, dan tetap menghormati pengguna jalan lain agar euforia kemenangan tidak berubah menjadi keresahan publik.
Jurnalis : Anwar.W








