Pangandaran. Peristiwajabar.co.id – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Negeri 1 Padaherang, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, dipastikan berjalan transparan dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.Senin 15 Juni 2026 Jawabarat.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia SPMB SMKN 1 Padaherang, Heri Rip Kosasih, mengatakan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan sejak tahap sosialisasi hingga pelayanan pendaftaran bagi calon peserta didik dan orang tua.
Menurutnya, sosialisasi menjadi langkah awal yang dilakukan sekolah dengan menyasar puluhan sekolah asal di wilayah sekitar. Tercatat sekitar 37 SMP dan MTs yang setiap tahunnya mengirimkan lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke SMKN 1 Padaherang.
“Setelah sosialisasi, kami membentuk panitia, mengajukan kuota penerimaan, kemudian menyiapkan petugas yang akan melayani masyarakat selama proses SPMB berlangsung. Kuota yang disiapkan tahun ini pada dasarnya sama seperti tahun sebelumnya,” ujar Heri.
Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, panitia menyiapkan sejumlah petugas yang bertugas mendampingi calon peserta didik sejak proses pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi. Layanan tersebut juga diperkuat untuk membantu orang tua yang masih mengalami kendala dalam mengakses sistem pendaftaran berbasis daring.
“Kami memperkuat pelayanan mulai dari pendaftaran sampai pengumuman. SDM kami siapkan secara maksimal. Bahkan untuk antrean, calon peserta didik cukup melakukan scan barcode tanpa harus menggunakan kartu antrean,” katanya.
Heri menjelaskan, alur pelayanan diawali dengan pemeriksaan berkas, kemudian peserta diarahkan ke ruang informasi. Di tahap ini, petugas memberikan arahan dan pendampingan agar calon peserta didik memahami program keahlian maupun jalur pendaftaran yang paling sesuai dengan kondisi mereka.
“Di ruang informasi kami melakukan wawancara dan pendampingan agar calon peserta didik benar-benar memahami pilihan yang diambil sebelum masuk ke tahap pendaftaran,” jelasnya.
Meski sistem memungkinkan pendaftaran dilakukan secara mandiri selama 24 jam secara online, sekolah tetap membuka layanan pendampingan langsung. Langkah tersebut dilakukan karena masih terdapat masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital.
“Pada dasarnya kami hanya membantu mengantarkan data ke dalam aplikasi. Proses seleksi sepenuhnya dilakukan oleh sistem. Kami tidak memiliki kewenangan menentukan siapa yang diterima atau tidak diterima. Semua hasil berdasarkan pengolahan data oleh sistem yang telah disiapkan pemerintah,” tegasnya.
Terkait mekanisme seleksi, Heri menjelaskan bahwa seluruh proses penerimaan mengacu pada ketentuan masing-masing jalur pendaftaran. Pada jalur afirmasi, misalnya, penilaian mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga. Sementara pada jalur prestasi, nilai rapor menjadi dasar utama pemeringkatan peserta.
“Semakin tinggi nilai rapor, maka peluang untuk berada pada peringkat atas tentu semakin besar. Semua kembali pada ketentuan jalur yang dipilih,” ujarnya.
Meski demikian, panitia masih menemukan sejumlah kendala selama proses pendaftaran berlangsung. Salah satu yang paling sering terjadi adalah kurangnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme dan karakteristik setiap jalur penerimaan.
“Banyak yang masih belum memahami jalur yang paling tepat untuk dipilih. Misalnya rumahnya sangat dekat dengan sekolah, tetapi justru memilih jalur prestasi dengan nilai yang kurang kompetitif. Ada juga kasus siswa mendaftar secara mandiri tanpa koordinasi dengan orang tua sehingga memilih jalur yang tidak sesuai,” ungkap Heri.
Menurutnya, persoalan tersebut menjadi perhatian panitia. Karena itu, pihak sekolah terus mengedepankan komunikasi dan konsultasi langsung dengan calon peserta didik maupun orang tua agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pendaftaran.
“Kami mengundang mereka untuk datang langsung ke sekolah agar permasalahan yang muncul bisa dicari solusinya bersama. Dengan komunikasi yang baik, kami berharap proses SPMB dapat berjalan lancar dan sesuai harapan semua pihak,” pungkasnya.(Asep.D)








