• Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik
Sunday, June 21, 2026
Peristiwa Jabar
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
Peristiwa Jabar
No Result
View All Result

SMKN 1 Padaherang Optimalkan Pelayanan SPMB, Pastikan Seleksi Sesuai Sistem

Redaksi by Redaksi
June 15, 2026
in Birokrasi
0
SMKN 1 Padaherang Optimalkan Pelayanan SPMB, Pastikan Seleksi Sesuai Sistem
0
SHARES
31
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Pangandaran. Peristiwajabar.co.id – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Negeri 1 Padaherang, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, dipastikan berjalan transparan dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.Senin 15 Juni 2026 Jawabarat.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia SPMB SMKN 1 Padaherang, Heri Rip Kosasih, mengatakan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan sejak tahap sosialisasi hingga pelayanan pendaftaran bagi calon peserta didik dan orang tua.

RELATED POSTS

SMPN 5 Cipatujah Terima Bantuan Revitalisasi Rp2,4 Miliar, Wajah Pendidikan di Selatan Tasikmalaya Bersiap Berubah

Dishub Pangandaran Kaji Skema Baru Bagi Hasil Parkir Tepi Jalan Umum

Menurutnya, sosialisasi menjadi langkah awal yang dilakukan sekolah dengan menyasar puluhan sekolah asal di wilayah sekitar. Tercatat sekitar 37 SMP dan MTs yang setiap tahunnya mengirimkan lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke SMKN 1 Padaherang.

“Setelah sosialisasi, kami membentuk panitia, mengajukan kuota penerimaan, kemudian menyiapkan petugas yang akan melayani masyarakat selama proses SPMB berlangsung. Kuota yang disiapkan tahun ini pada dasarnya sama seperti tahun sebelumnya,” ujar Heri.

Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, panitia menyiapkan sejumlah petugas yang bertugas mendampingi calon peserta didik sejak proses pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi. Layanan tersebut juga diperkuat untuk membantu orang tua yang masih mengalami kendala dalam mengakses sistem pendaftaran berbasis daring.

“Kami memperkuat pelayanan mulai dari pendaftaran sampai pengumuman. SDM kami siapkan secara maksimal. Bahkan untuk antrean, calon peserta didik cukup melakukan scan barcode tanpa harus menggunakan kartu antrean,” katanya.

Heri menjelaskan, alur pelayanan diawali dengan pemeriksaan berkas, kemudian peserta diarahkan ke ruang informasi. Di tahap ini, petugas memberikan arahan dan pendampingan agar calon peserta didik memahami program keahlian maupun jalur pendaftaran yang paling sesuai dengan kondisi mereka.

“Di ruang informasi kami melakukan wawancara dan pendampingan agar calon peserta didik benar-benar memahami pilihan yang diambil sebelum masuk ke tahap pendaftaran,” jelasnya.

Meski sistem memungkinkan pendaftaran dilakukan secara mandiri selama 24 jam secara online, sekolah tetap membuka layanan pendampingan langsung. Langkah tersebut dilakukan karena masih terdapat masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital.

“Pada dasarnya kami hanya membantu mengantarkan data ke dalam aplikasi. Proses seleksi sepenuhnya dilakukan oleh sistem. Kami tidak memiliki kewenangan menentukan siapa yang diterima atau tidak diterima. Semua hasil berdasarkan pengolahan data oleh sistem yang telah disiapkan pemerintah,” tegasnya.

Terkait mekanisme seleksi, Heri menjelaskan bahwa seluruh proses penerimaan mengacu pada ketentuan masing-masing jalur pendaftaran. Pada jalur afirmasi, misalnya, penilaian mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga. Sementara pada jalur prestasi, nilai rapor menjadi dasar utama pemeringkatan peserta.

“Semakin tinggi nilai rapor, maka peluang untuk berada pada peringkat atas tentu semakin besar. Semua kembali pada ketentuan jalur yang dipilih,” ujarnya.

Meski demikian, panitia masih menemukan sejumlah kendala selama proses pendaftaran berlangsung. Salah satu yang paling sering terjadi adalah kurangnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme dan karakteristik setiap jalur penerimaan.

“Banyak yang masih belum memahami jalur yang paling tepat untuk dipilih. Misalnya rumahnya sangat dekat dengan sekolah, tetapi justru memilih jalur prestasi dengan nilai yang kurang kompetitif. Ada juga kasus siswa mendaftar secara mandiri tanpa koordinasi dengan orang tua sehingga memilih jalur yang tidak sesuai,” ungkap Heri.

Menurutnya, persoalan tersebut menjadi perhatian panitia. Karena itu, pihak sekolah terus mengedepankan komunikasi dan konsultasi langsung dengan calon peserta didik maupun orang tua agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pendaftaran.

“Kami mengundang mereka untuk datang langsung ke sekolah agar permasalahan yang muncul bisa dicari solusinya bersama. Dengan komunikasi yang baik, kami berharap proses SPMB dapat berjalan lancar dan sesuai harapan semua pihak,” pungkasnya.(Asep.D)

SendShare
Redaksi

Redaksi

Related Posts

SMPN 5 Cipatujah Terima Bantuan Revitalisasi Rp2,4 Miliar, Wajah Pendidikan di Selatan Tasikmalaya Bersiap Berubah

SMPN 5 Cipatujah Terima Bantuan Revitalisasi Rp2,4 Miliar, Wajah Pendidikan di Selatan Tasikmalaya Bersiap Berubah

by Redaksi
May 21, 2026
0

Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 resmi menetapkan...

Dishub Pangandaran Kaji Skema Baru Bagi Hasil Parkir Tepi Jalan Umum

Dishub Pangandaran Kaji Skema Baru Bagi Hasil Parkir Tepi Jalan Umum

by Redaksi
May 18, 2026
0

Pangandaran. Peristiwajabar.co.id - Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran tengah mengkaji perbaikan sistem pengelolaan parkir, khususnya parkir tepi jalan umum di luar...

Transformasi Digital di SDN 3 Cikatomas: Inovasi Pembelajaran Interaktif dalam Sorotan Monitoring TKA

Transformasi Digital di SDN 3 Cikatomas: Inovasi Pembelajaran Interaktif dalam Sorotan Monitoring TKA

by Redaksi
April 22, 2026
0

Kab. Tasikmalaya. Persitiwajabar.co.id - Transformasi dunia pendidikan semakin nyata dan masif. Hal ini terlihat dalam kegiatan Monitoring  Tes Kemampuan Akhir...

Peresmian Jembatan Gantung Merah Putih di Desa Waringinsri

Peresmian Jembatan Gantung Merah Putih di Desa Waringinsri

by Redaksi
April 14, 2026
0

Banjar, peristiwajabar.cp.id - Perbaikan jembatan gantung yang berada di wilayah Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar telah selesai dikerjakan, hal...

Menuju Parkir Modern, Dishub Tasikmalaya Uji Pembayaran Non-Tunai Berbasis QRIS

Menuju Parkir Modern, Dishub Tasikmalaya Uji Pembayaran Non-Tunai Berbasis QRIS

by Redaksi
April 14, 2026
0

Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya mulai menerapkan sistem pembayaran parkir non-tunai menggunakan QRIS sebagai bagian dari modernisasi...

Next Post
Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemdes Cijeungjing Ajak Warga Perkuat Kebersamaan dan Semangat Membangun Desa

Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemdes Cijeungjing Ajak Warga Perkuat Kebersamaan dan Semangat Membangun Desa

Sambut 1 Muharram, Ribuan Warga Tasikmalaya Meriahkan Pawai Obor Penuh Makna

Sambut 1 Muharram, Ribuan Warga Tasikmalaya Meriahkan Pawai Obor Penuh Makna

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CATEGORIES

  • Birokrasi
  • Edukasi
  • Peristiwa
  • Politik Hukum
  • Redaksi
  • Sosial Budaya
  • Uncategorized
Peristiwa Jabar

© 2022 PeristiwaJabar

  • Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi

© 2022 PeristiwaJabar