Ciamis.Peristiwajabar.co.id – Menutup akhir tahun 2025, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya resmi melantik, mengambil sumpah jabatan, dan mengukuhkan 120 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Pelantikan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Rabu (31/12), dan dihadiri jajaran Forkopimda serta tamu undangan. Pejabat yang dilantik berasal dari jabatan pimpinan tinggi pratama hingga fungsional guru.
Pengukuhan dilakukan sebagai penyesuaian perubahan nomenklatur sejumlah perangkat daerah, di antaranya dinas koperasi, pekerjaan umum, ketenagakerjaan, perpustakaan, serta badan perencanaan dan inovasi daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab sesuai aturan dan prosedur.
“Jabatan adalah amanah. Laksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kepada para kepala sekolah yang baru dilantik, Herdiat menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan pengertian terkait keterbatasan APBD yang belum memungkinkan pemberian tunjangan jabatan secara optimal. Ia berharap kondisi keuangan daerah ke depan semakin membaik.
Bupati juga menitipkan tiga pesan utama kepada seluruh pejabat, yakni menjaga integritas, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta terus meningkatkan kinerja birokrasi.
“Kita adalah abdi negara, bukan untuk dilayani, tetapi melayani masyarakat,” ujarnya.
Herdiat turut mengapresiasi kinerja ASN Ciamis yang berhasil mengantarkan daerah meraih berbagai penghargaan tingkat Provinsi Jawa Barat dengan total anggaran hampir Rp25 miliar, terdiri dari 15 Mahkota Binokasih dan program Srigaduga senilai sekitar Rp9 miliar.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Ciamis, Ai Rusli Suargi, menjelaskan bahwa pelantikan dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan dan memenuhi kebutuhan organisasi perangkat daerah.
Dari total 120 pejabat, terdiri atas lima pejabat pimpinan tinggi pratama, 24 administrator, 12 pengawas, satu administrator Disdukcapil, serta 78 guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah.
Melalui pelantikan ini, diharapkan sinergi pemerintahan semakin solid dan pelayanan publik di Kabupaten Ciamis semakin efektif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(Asep D.)








