Kab Tasikmalaya – Dibangun pada tahun 2016 Jalan baru Ciawi- Singaparna atau lebih terkenal disebut jalan baru Cisinga Akses jalan yang menuju Pusat kabupaten, kini menjadi sorotan oleh salah satu lembaga swadaya masyarakat ( LSM ) Garda Patriot Bersatu Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Sabtu 9/4/2022.
Pasalnya jalan tersebut kondisinya sudah ruksak bolong bolong tepatnya wilayah Desa Gresik Kecamatan Jamanis sangat ironis dan memprihatinkan bagi para pengendara harus berhati hati.

Guntur sebagai warga sekitar jalan tersebut juga Wakil Sekretaris LSM Garda Patriot Bersatu menerangkan.’ dari selesainya pembangunan sampai sekarang kurang lebih enam tahun jalan baru Cisinga yang kondisinya sudah rusak dan bolong bolong.
Juga bisa membahayakan bagi pengendara kini belum ada perbaikan atau pemeliharaan.
“Selain itu yang menjadi pertanyaan dari kami selaku masyarakat kenapa pemerintah daerah atau instansi terkait tidak ada perhatian padahal jalan tersebut sudah rusak serta bolong.
Dan lebih ironis jalan tersebut sering dilalui oleh pejabat dari Dinas terkait yaitu sekretaris DPUPTRPP.’ Ungkapnya.
Lanjut Dia.” kami sudah mencoba datang ke Dinas terkait untuk komfirmasi tapi susah untuk bertemu orang yang membidanginya.
Dan terus kami berusaha untuk menghubungi lewat Whatsapp Sekretaris Dinas DPUPTRPP adapun jawabannya simple “tidak ada anggaran kang”..sangat tidak logis jawaban seperti itu..’ ungkap Guntur sangat geram.
Senada dengan anggota DPRD kabupaten Tasikmalaya Dadang Al Faruq komisi 3 dari Fraksi Gerindra saat dihubungi lewat Whatsapp untuk minta bersuara ,apa yang disampaikan sama jawabannya.
“Tos langkung bersuara malih mah popolotot ketua tapi teu di gugu alasan teu aya artos”
“Sudah lebih bersuara bahkan sampai melotot ketua tapi tidak di gubris, asalannya tidak ada uang”…itu isi jawaban Whatsapp dari anggota Dewan tersebut..” tandas Guntur.
Iapun menambahkan kami akan segera melayangkan surat ke dinas terkait juga DPRD kabupaten tasikmalaya untuk minta audensi, jika permasalahan tersebut tidak ada tanggapan serius.
“Yang kami pertanyakan nanti yaitu salah satunya tentang anggaran perbaikan atau pemeliharaan dan kapan untuk peresemian jalan tersebut karena semenjak selesai sampai sekarang belum ada peresmian jalan sudah hancur seperti itu..’pungkasnya.
( Asep Dian )








