• Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik
Monday, September 14, 2026
Peristiwa Jabar
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
Peristiwa Jabar
No Result
View All Result

Ngeuri.!! Setiap Hari Pelajar di Kabupaten Tasikmalaya Pertaruhkan Nyawa Seberangi Derasnya Arus Sungai Ciwulan Demi Menuntut Ilmu Ke Sekolah.

Redaksi by Redaksi
April 8, 2026
in Peristiwa
0
Ngeuri.!! Setiap Hari Pelajar di Kabupaten Tasikmalaya Pertaruhkan Nyawa Seberangi Derasnya Arus Sungai Ciwulan Demi Menuntut Ilmu Ke Sekolah.
0
SHARES
31
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Kabupaten Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id – Kondisi memprihatinkan dialami puluhan pelajar di Kabupaten Tasikmalaya yang harus bertaruh nyawa demi mengenyam pendidikan. Setiap hari, mereka terpaksa menyeberangi Sungai Ciwulan dengan arus deras untuk bisa sampai ke sekolah.

Peristiwa ini terjadi di jalur penghubung antara Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, dengan Desa Bojongasih, Kecamatan Culemega. Hingga kini, akses tersebut masih menjadi satu-satunya jalur yang bisa dilalui warga, termasuk para siswa.

RELATED POSTS

Revitalisasi SMKS Tri Bintang Ciamis Disorot, Ormas GIBAS Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Saat Rombongan Pejabat Melintas, Aparat Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Saat tim Peristiwa Jabar meninjau lokasi, terlihat ratusan sepeda motor berjejer di sekitar aliran sungai. Para pelajar tetap nekat melintas meski kondisi arus air tampak kuat dan berbahaya, terutama saat debit meningkat di musim hujan.

Salah seorang siswa, Rini, mengungkapkan harapannya agar pemerintah segera menghadirkan solusi yang aman dan layak bagi masyarakat.

“Kami mohon kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Provinsi Jawa Barat, tolong buatkan jembatan yang kokoh. Setiap hari kami harus menyeberang seperti ini, sangat berbahaya, apalagi saat hujan dan air besar,” ujarnya.

Ia juga menyoroti ketimpangan pembangunan yang masih dirasakan warga pedesaan. Menurutnya, perhatian pemerintah selama ini dinilai lebih banyak terfokus pada pembangunan di wilayah perkotaan.

“Perhatikan juga jalan dan akses di pedesaan, jangan hanya pentingkan jalan kota. Kan sering dibilang ‘ngurus lembur, tata kota’, tapi yang di desa malah tidak diurus,” keluhnya.

Kekecewaan itu bahkan dituangkan dalam sebuah pantun sederhana yang sarat makna:

“Lembur tidak urus, kota ditata…
“Lembur dibiarkan saja, kota yang disiksa…

Pantun tersebut menjadi sindiran halus namun tajam atas ketimpangan pembangunan yang dirasakan masyarakat.

Kini, warga dan para pelajar hanya bisa berharap agar pemerintah segera turun tangan. Keberadaan jembatan yang layak bukan sekadar soal akses, tetapi juga menyangkut keselamatan generasi muda yang setiap hari mempertaruhkan nyawa demi masa depan.

Jurnalis Anwar.W

Editor  Asep Dian

SendShare
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Revitalisasi SMKS Tri Bintang Ciamis Disorot, Ormas GIBAS Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Revitalisasi SMKS Tri Bintang Ciamis Disorot, Ormas GIBAS Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

by Redaksi
September 1, 2026
0

Ciamis. Peristiwajabar.co.id - Kualitas pengerjaan proyek bantuan Program Revitalisasi Sekolah di SMKS Tri Bintang, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat,...

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Saat Rombongan Pejabat Melintas, Aparat Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Saat Rombongan Pejabat Melintas, Aparat Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

by Redaksi
August 31, 2026
0

PANGANDARAN. Peristiwajabar.co.id – Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang,...

Peringatan Kemerdekaan di Cirebon Timur Diwarnai Sound Horeg, Esensi Budaya Jadi Sorotan

Peringatan Kemerdekaan di Cirebon Timur Diwarnai Sound Horeg, Esensi Budaya Jadi Sorotan

by Redaksi
August 20, 2026
0

Cirebon. Peristiwajabar.cp.id - Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang semestinya menjadi momen sakral untuk refleksi dan pelestarian budaya, kini mulai...

Swadaya Warga Semarakkan HUT ke-81 RI, Kepala Desa Karang Mekar: Semangat ’45 Masih Hidup

Swadaya Warga Semarakkan HUT ke-81 RI, Kepala Desa Karang Mekar: Semangat ’45 Masih Hidup

by Redaksi
August 17, 2026
0

Tasikmalaua. Peristiwajabar.co.id - Suasana haru dan semangat kebangsaan masih terasa di Desa Karang Mekar, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat,...

Viral Wanita Ngamuk di SPBU Cipatujah, Diduga Kesal Tak Kebagian Pengisian Saat Hendak Antar Anak Sakit

Viral Wanita Ngamuk di SPBU Cipatujah, Diduga Kesal Tak Kebagian Pengisian Saat Hendak Antar Anak Sakit

by Redaksi
August 10, 2026
0

Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id — Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita marah-marah di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) viral di...

Next Post
” Obrolan di Warung Kopi” Isu Motor Listrik Rp50 Juta per Unit, Program MBG Tuai Sindiran ‘Monster Anggaran’”

" Obrolan di Warung Kopi" Isu Motor Listrik Rp50 Juta per Unit, Program MBG Tuai Sindiran ‘Monster Anggaran’”

Gerakan Bersih Sampah Sungai di Tasikmalaya Digencarkan, Kolaborasi Warga dan Pemerintah Tekan Risiko Banjir

Gerakan Bersih Sampah Sungai di Tasikmalaya Digencarkan, Kolaborasi Warga dan Pemerintah Tekan Risiko Banjir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CATEGORIES

  • Birokrasi
  • Edukasi
  • Peristiwa
  • Politik Hukum
  • Redaksi
  • Sosial Budaya
  • Uncategorized
Peristiwa Jabar

© 2022 PeristiwaJabar

  • Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi

© 2022 PeristiwaJabar