Tasikmalaya . Peristiwajabar.co.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cikatomas resmi menggelar Rapat Kerja (Raker) Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030 sebagai langkah strategis menjawab tantangan zaman. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (02–03 April 2026), bertempat di Hotel Sinar Rahayu 1 Pangandaran.
Mengusung tema “Transformasi Jati Diri PGRI di Era Digital: Memperkuat Solidaritas, Meningkatkan Profesionalisme, dan Mengawal Kesejahteraan Guru” raker ini dihadiri seluruh jajaran pengurus serta peserta dari berbagai bidang.
Raker ini menjadi momentum penting pikeun “ngabebenah diri” organisasi. Seluruh pengurus secara intensif membahas hingga mengesahkan program kerja dari masing-masing Seksi Bidang (Sekbid) yang akan menjadi pedoman arah kebijakan organisasi selama lima tahun ke depan.
Ketua PC PGRI Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd., menegaskan bahwa perubahan zaman menuntut adaptasi yang cepat, khususnya di era digital saat ini.
“Transformasi digital lain saukur pilihan, tapi geus jadi kabutuhan. Urang hayang PGRI Cikatomas teu saukur eksis, tapi ogé bisa méré kontribusi nyata pikeun anggota,” ujarnya.
Menurut Nana, melalui raker ini pihaknya merumuskan langkah konkret untuk mempererat solidaritas antar guru, meningkatkan kompetensi, serta terus mengawal hak dan kesejahteraan anggota.
Dalam raker tersebut, terdapat empat pilar utama yang menjadi fokus organisasi ke depan, yakni transformasi digital, penguatan solidaritas, peningkatan profesionalisme, serta perjuangan kesejahteraan guru.
Program-program yang telah disahkan ini menjadi bukti komitmen kuat PGRI Cikatomas untuk terus maju dan adaptif. Teu ngan ukur ngaronjatkeun kualitas guru, tapi ogé ngajaga rasa kabersamaan jeung memperjuangkan hak-hak pendidik agar lebih sejahtera.
Dengan arah kebijakan yang jelas, PGRI Cikatomas diharapkan mampu menjadi organisasi yang modern, solid, dan semakin dicintai para guru. Tujuannya satu: menciptakan pendidik yang profesional, bermartabat, serta siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Jurnalis : A. W








