Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id – 30 Juni 2026 Program pengembangan kawasan agribisnis padi organik resmi dimulai di Kabupaten Tasikmalaya melalui pembangunan Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) di Kampung Cihanyir, Desa Sukahening, Kecamatan Sukahening. Program ini merupakan bagian dari proyek Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND) yang didukung pendanaan dari Bank Pembangunan Islam (IsDB).
Pembangunan UPPO dilaksanakan secara swakelola oleh Kelompok Tani bersama Unit Pengelola Keuangan dan Kegiatan (UPKK) Binamukti. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp250 juta dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kerja.
Dana tersebut digunakan untuk membangun berbagai sarana penunjang produksi pupuk organik, meliputi satu unit rumah kompos, satu unit kandang ternak, satu unit bak fermentasi, satu unit bak penampungan air seni ternak, satu unit motor roda tiga, satu unit mesin pengolah pupuk organik, serta pengadaan delapan ekor sapi sebagai sumber bahan baku utama pembuatan pupuk organik.
Ketua UPKK Binamukti, Yaya, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan pemerintah melalui program UPLAND.
“Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan. Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian para petani sekaligus mendukung pengembangan produksi padi organik. Insya Allah program ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan ini kepada kelompok tani kami,” ujar Yaya saat ditemui di lokasi pembangunan.
Menurutnya, keberadaan fasilitas pengolahan pupuk organik beserta delapan ekor sapi menjadi modal penting bagi kelompok tani dalam mewujudkan pertanian yang lebih mandiri.
“Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperbaiki hasil panen, serta menjadikan usaha tani semakin maju dan berdaya saing,” tambahnya.
Yaya menjelaskan, dengan beroperasinya UPPO, para petani diharapkan tidak lagi bergantung pada pupuk kimia. Selain menekan biaya produksi, penggunaan pupuk organik dinilai mampu menghasilkan panen yang lebih sehat sekaligus menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang.
Program UPLAND juga mendapat dukungan dari International Fund for Agricultural Development (IFAD) serta dikoordinasikan bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian di kawasan dataran tinggi, memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan, serta mendorong penerapan sistem pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Setelah pembangunan selesai, fasilitas UPPO diharapkan tidak hanya dimanfaatkan oleh Kelompok Tani Binamukti, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, pelatihan, dan penyedia pupuk organik bagi petani lain di wilayah Kecamatan Sukahening dan sekitarnya. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan kawasan agribisnis padi organik sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis pertanian berkelanjutan di Kabupaten Tasikmalaya.
Jurnalis : Anwar .W








