Kab.Tasikmalaya.Peristiwajabar.co.id – Ratusan warga Kampung Cibongas, Desa Cibongas, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya Jawabarat mendatangi Kantor Kecamatan Pancatengah, Jumat (3/7/2026). Kedatangan mereka bertujuan meminta kejelasan terkait informasi yang beredar mengenai proyek perbaikan ruas Jalan Ciwatin–Kalapa Genep.
Warga mengaku menerima informasi bahwa sekitar 800 meter ruas jalan yang melintasi Kampung Cibongas diduga tidak termasuk dalam pekerjaan perbaikan, sementara ruas jalan lain di jalur tersebut akan diperbaiki.
Kondisi itu memicu kekecewaan masyarakat. Sejumlah warga menilai apabila informasi tersebut benar, maka kebijakan tersebut dianggap tidak memberikan perlakuan yang sama terhadap seluruh wilayah yang dilalui proyek.
“Kami hanya ingin mendapat penjelasan yang pasti. Jika benar ruas jalan di kampung kami tidak diperbaiki, tentu kami mempertanyakan dasar kebijakannya,” ujar salah seorang warga di lokasi aksi.
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak Kecamatan Pancatengah menerima perwakilan massa. Camat Pancatengah menyampaikan bahwa persoalan tersebut masih dalam proses dan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait di Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Namun, penjelasan tersebut dinilai belum sepenuhnya menjawab harapan para peserta aksi. Hingga berita ini ditulis, massa masih bertahan di sekitar lokasi dan melakukan penutupan sementara ruas Jalan Raya Pancatengah sebagai bentuk penyampaian aspirasi.
Meski demikian, para tokoh masyarakat terus mengimbau peserta aksi agar tetap menjaga situasi tetap kondusif, tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, serta mengedepankan dialog untuk mencari solusi terbaik.
Warga berharap pemerintah segera memberikan kepastian mengenai status perbaikan ruas jalan di Kampung Cibongas. Mereka juga menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut. Apabila dalam waktu dekat tidak ada kejelasan maupun realisasi sesuai harapan masyarakat, aksi lanjutan dengan jumlah peserta yang lebih besar disebut berpotensi kembali digelar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya maupun instansi teknis yang menangani proyek perbaikan jalan terkait informasi tersebut. (Red)








