Kota Banjar, Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pengguna Air (GP3A) DI Lakbok, Balok Surya Jaya, mengingatkan pihak BBWS Citanduy dan penyedia jasa rehabilitasi irigasi DI. Lakbok Utara agar melakukan pekerjaan sesuai skala prioritas.
“Maksud skala prioritas disini adalah pekerjaan harus mengutamakan tingkat urgensitas atau masalah pada pasokan air dari hulu ke hilir,” jelasnya saat ditemui di aula Desa Langensari Kota Banjar usai kegiatan kesepakatan buka tutup pintu air pekerjaan rehabilitasi DI. Lakbok Utara. Senin (7/2/22).
Menurutnya, masalah pasokan air dari hulu ke hilir merupakan masalah klasik yang dari dulu belum terselesaikan. Imbasnya, para petani tidak mendapat pasokan air yang merata.
Salah satu faktor permasalahan ini tidak kunjung selesai, tambah Balok, adalah apa yang selama ini mereka suarakan tidak pernah digubris.
“Karena kami tahu betul titik mana yang menjadi tingkat urgensitas bagi pembangunan yang akan dikerjakan dalam dekat ini agar tepat guna dan sasaran sebagaimana mestinya,” tegasnya.
Untuk itu, ia mengingatkan pihak BBWS Citanduy dan penyedia jasa untuk selalu berkoordinasi dengan para GP3A dan P3A selama pekerjaan berlangsung.
Karena ia dan para petani sudah jenuh untuk membicarakan masalah teknis. Akan tetapi, setiap keluhan dan masukan dari para petani tidak pernah direalisasikan.
“Kami ini loh pengguna air itu sendiri para petani. Tolonglah dinas dalam hal ini BBWS Citanduy bisa mendengar keluhan, saran atau masukan,” ungkapnya.
Ia pun tidak lupa mengapresiasi pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi DI. Lakbok Utara ini. Tetapi, pihaknya tidak ingin hanya jadi penonton saja dalam pekerjaan ini.
“Libatkan kami para petani, karena sejatinya pengguna air ini adalah kami, para petani,” tambahnya.
Ditemui di tempat yang sama, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa SNVT PJPA BBWS Citanduy, Andi Sulistiono, mengatakan, akan terus berkoordinasi dengan semua pihak dalam pekerjaan ini.
“Semoga pekerjaan ini mendapat dukungan dari semua pihak. Serta hasilnya nanti bisa dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya. (ABID)








