Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti pelaksanaan tradisi Ngaguar dan Ngaruat di Makam Pasir Tando, Desa Sukapura, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya. Tradisi yang sarat nilai spiritual dan kearifan lokal tersebut berlangsung lancar dan tertib dengan dihadiri Camat Sukaraja Ari Fitriadi, S.TP., M.Si., beserta jajaran, para kuncen, sesepuh, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Kegiatan diawali dengan ziarah dan pembersihan makam leluhur yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan niat tulus untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kemaslahatan bagi masyarakat.
Kehadiran unsur pemerintah bersama para penjaga tradisi dan masyarakat menjadi gambaran eratnya semangat kebersamaan dalam merawat warisan budaya dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sukaraja Ari Fitriadi, S.TP., M.Si., para kepala desa se-Kecamatan Sukaraja, Babinsa, Wakil Kapolsek Sukaraja, serta sejumlah tokoh dan penjaga tradisi, di antaranya Kuncen Asep selaku penjaga Makam Pasir Tando dan Kuncen Iyam sebagai sesepuh Pasir Tando. Bansa, Uken, Babinsa, dan warga Desa Sukapura juga turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam tradisi masyarakat setempat, Ngaguar merupakan kegiatan membersihkan dan merawat makam leluhur sebagai bentuk penghormatan serta bakti kepada para pendahulu. Sementara Ngaruat diwujudkan melalui doa bersama yang dipimpin tokoh agama dan kuncen untuk mendoakan para leluhur sekaligus memohon perlindungan dan keberkahan bagi masyarakat.
“Tradisi ini bukan sekadar ritual, melainkan perekat kebersamaan. Kita belajar menghormati masa lalu, menjaga kerukunan di masa kini, dan berdoa untuk masa depan yang lebih baik.”
Kuncen Asep dan Kuncen Iyam menyambut baik kehadiran Camat Sukaraja Ari Fitriadi beserta rombongan. Menurut mereka, kebersamaan antara pemerintah, penjaga tradisi, tokoh masyarakat, dan warga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi leluhur.
Semangat tersebut diharapkan terus diperkuat agar kerukunan antarwarga serta hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin harmonis. Tradisi Ngaguar dan Ngaruat juga diharapkan tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas serta kearifan lokal masyarakat Desa Sukapura.
“Semoga tradisi luhur ini terus terjaga dari generasi ke generasi, dan semoga doa yang dipanjatkan menjadi amal jariyah yang tak terputus keberkahannya. Selamat untuk warga Desa Sukapura atas terselenggaranya acara yang penuh keberkahan ini.”
Jurnalis Anwar.W








