• Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik
Monday, September 14, 2026
Peristiwa Jabar
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi
No Result
View All Result
Peristiwa Jabar
No Result
View All Result

Gerakan Indonesia ASRI Resmi Digulirkan, Kondisi SMPN 2 Banjarsari Justru Tuai Sorotan

Redaksi by Redaksi
August 27, 2026
in Uncategorized
0
Gerakan Indonesia ASRI Resmi Digulirkan, Kondisi SMPN 2 Banjarsari Justru Tuai Sorotan
0
SHARES
37
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Ciamis. Peristiwajabar.co.id – Pemerintah Kabupaten Ciamis terus menggaungkan komitmen menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) serta program “BerSeKa” (Bersih se-Kecamatan).

Gerakan Indonesia ASRI resmi digulirkan melalui Surat Edaran Bupati Ciamis Nomor 600.4.15/294-DPRKPLH.03/2026 yang ditetapkan pada 26 Maret 2026 oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya. Program tersebut pun mulai diimplementasikan di sejumlah kecamatan.

RELATED POSTS

Penertiban PKL di Dadaha Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Tebang Pilih: “Trotoar Bukan Lapak Dagang”

SDN Sukamulih Ukir Prestasi di FTBI 2026, Konsisten Bawa Wakil Kadipaten ke Tingkat Kabupaten

Namun, semangat tersebut masih menghadapi pekerjaan rumah di sejumlah titik. Salah satunya kondisi lingkungan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang berdasarkan pantauan di lapangan tampak kurang terawat.

Sejumlah rumput liar terlihat tumbuh cukup tinggi di area halaman sekolah. Selain itu, terdapat sampah yang berserakan di beberapa bagian sehingga kondisi lingkungan sekolah terkesan kurang tertata.

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena berada di tengah gencarnya Pemerintah Kabupaten Ciamis mengampanyekan pentingnya kebersihan lingkungan, termasuk kawasan perkantoran dan fasilitas publik.

Apalagi, Kabupaten Ciamis selama ini dikenal memiliki berbagai capaian di bidang kebersihan lingkungan. Karena itu, penerapan budaya bersih di tingkat satuan pendidikan menjadi bagian penting agar semangat tersebut tidak berhenti pada slogan, melainkan benar-benar terlihat dalam keseharian.

Dede Sutari, salah seorang penjaga sekolah SMPN 2 Banjarsari, menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi di tengah padatnya kegiatan selama Agustus, termasuk persiapan peringatan Hari Kemerdekaan.

“Ada banyak kegiatan seperti persiapan upacara kemerdekaan serta kegiatan lainnya. Jadi mungkin kondisi tersebut merupakan salah satu dampak dari padatnya kegiatan itu,” jelas Dede, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, aktivitas di sekolah sebenarnya tetap berjalan. Bahkan, kegiatan bersih-bersih lingkungan secara bersama-sama antara siswa dan guru juga kerap dilakukan.

Dede menambahkan, jumlah siswa SMPN 2 Banjarsari saat ini berada di kisaran 200 orang lebih. Ia menyebut jumlah tersebut cenderung mengalami penurunan setiap tahunnya.

“Sekarang siswanya sekitar 200 lebih. Biasanya kami juga sering melaksanakan bersih-bersih bersama para siswa dan guru,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa kepala sekolah telah memberikan arahan kepada seluruh warga sekolah agar senantiasa menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan.

“Kepala sekolah selalu memberikan instruksi kepada semua warga sekolah untuk menjaga kebersihan dan kerapian agar kondisinya terlihat nyaman,” katanya.

Dede menduga kesibukan berbagai kegiatan selama bulan Agustus turut menyebabkan perawatan lingkungan sekolah belum maksimal.

“Mungkin faktor kemarin sibuk dengan kegiatan Agustusan berdampak pada lingkungan sekolah yang menjadi tidak terurus,” pungkasnya.

Kondisi SMPN 2 Banjarsari sejatinya tidak serta-merta dapat dijadikan gambaran keseluruhan pengelolaan kebersihan sekolah di Kabupaten Ciamis. Penjelasan dari pihak sekolah juga menunjukkan adanya faktor aktivitas dan keterbatasan waktu yang perlu dipertimbangkan secara objektif.

Namun demikian, kondisi tersebut tetap layak menjadi bahan evaluasi. Gerakan kebersihan akan lebih bermakna apabila pesan tentang lingkungan bersih berjalan beriringan dengan praktik nyata di sekolah, kantor pemerintahan, maupun fasilitas publik lainnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepala sekolah SMPN 2 Banjarsari belum memberikan hak jawab maupun penjelasan langsung terkait kondisi lingkungan sekolah tersebut.

Terlepas dari berbagai faktor yang melatarbelakanginya, persoalan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan bukan hanya soal membuat lingkungan tampak indah pada momen tertentu. Konsistensi perawatan sehari-hari justru menjadi ukuran sejauh mana semangat Gerakan Indonesia ASRI benar-benar diterapkan.

Dengan demikian, sorotan terhadap SMPN 2 Banjarsari semestinya tidak berhenti sebagai kritik, tetapi dapat menjadi momentum evaluasi bersama antara pihak sekolah dan pemerintah daerah agar semangat Ciamis sebagai daerah yang berkomitmen terhadap kebersihan lingkungan semakin terlihat dalam praktik nyata.(Rvn)

SendShare
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Penertiban PKL di Dadaha Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Tebang Pilih: “Trotoar Bukan Lapak Dagang”

Penertiban PKL di Dadaha Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Tebang Pilih: “Trotoar Bukan Lapak Dagang”

by Redaksi
September 5, 2026
0

Kota Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id - Kebijakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Kompleks Dadaha, Kota Tasikmalaya, menuai sorotan masyarakat. Pemerintah...

SDN Sukamulih Ukir Prestasi di FTBI 2026, Konsisten Bawa Wakil Kadipaten ke Tingkat Kabupaten

SDN Sukamulih Ukir Prestasi di FTBI 2026, Konsisten Bawa Wakil Kadipaten ke Tingkat Kabupaten

by Redaksi
August 28, 2026
0

Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id - Kabar membanggakan datang dari SDN Sukamulih, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Sekolah tersebut kembali menunjukkan konsistensinya dalam mengembangkan...

Tradisi Ngaguar dan Ngaruat di Makam Pasir Tando, Rawat Warisan Leluhur dan Pererat Kebersamaan Warga

Tradisi Ngaguar dan Ngaruat di Makam Pasir Tando, Rawat Warisan Leluhur dan Pererat Kebersamaan Warga

by Redaksi
August 27, 2026
0

Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id - Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti pelaksanaan tradisi Ngaguar dan Ngaruat di Makam Pasir Tando, Desa Sukapura,...

FTBI kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya Jadi Ruang Generasi Muda Ngamumule Basa Sunda

FTBI kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya Jadi Ruang Generasi Muda Ngamumule Basa Sunda

by Redaksi
August 27, 2026
0

Tasikmalaya. Peristiwajabar.co.id - Semangat melestarikan warisan budaya kembali digaungkan di Kabupaten Tasikmalaya. Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat kecamatan kadipaten...

FTBI Panumbangan 2026: Semangat Melestarikan Bahasa Sunda Berbuah Juara Umum

FTBI Panumbangan 2026: Semangat Melestarikan Bahasa Sunda Berbuah Juara Umum

by Redaksi
August 24, 2026
0

Ciamis. Peristiwajabar.co.id - Semangat melestarikan bahasa dan budaya Sunda kembali bergema di Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis. Festival Tunas Bahasa Ibu...

Next Post
FTBI kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya Jadi Ruang Generasi Muda Ngamumule Basa Sunda

FTBI kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya Jadi Ruang Generasi Muda Ngamumule Basa Sunda

Tradisi Ngaguar dan Ngaruat di Makam Pasir Tando, Rawat Warisan Leluhur dan Pererat Kebersamaan Warga

Tradisi Ngaguar dan Ngaruat di Makam Pasir Tando, Rawat Warisan Leluhur dan Pererat Kebersamaan Warga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CATEGORIES

  • Birokrasi
  • Edukasi
  • Peristiwa
  • Politik Hukum
  • Redaksi
  • Sosial Budaya
  • Uncategorized
Peristiwa Jabar

© 2022 PeristiwaJabar

  • Redaksi
  • Pedoman Jurnalistik

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik Hukum
  • Peristiwa
  • Birokrasi
  • Sosial Budaya
  • Edukasi

© 2022 PeristiwaJabar